10 Tahun Jadi Bupati, Agus Ambo Djiwa Bangun Pasangkayu Terus Berkembang

Baaca.id, PASANGKAYU — Menjalankan amanah selama 10 tahun, akhirnya Agus Ambo Djiwa mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati Pasangkayu, Rabu (17/2/2021). Beragam karya telah ia lakukan.

Tantangan pun berdatangan selama 10 tahun ia menjabat sebagai bupati di kabupaten ujung utara Provinsi Sulbar itu. Mulai pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga pembenahan infrastruktur. Semua telah dia lakukan.

“Semoga apa yang saya sudah lakukan selama ini bisa bermanfaat untuk rakyat Pasangkayu. Banyak suka cita dan duka selama memimpin daerah ini. Dari daerah tertinggal menjadi daerah berkembang,” ujar Agus di acara serah terima jabatan (Sertijab) kepada Pelaksana harian (Plh) bupati Pasangkayu di Kantor Bupati Pasangkayu, Rabu (17/2/2021).

Sedangkan untuk bupati selanjutnya, Agus berharap bisa membawa perubahan yang lebih baik. Apa yang belum dilakukannya selama ia menakhodai Pasangkayu diharapkan bisa dilakukan oleh pemimpin selanjutnya.

“Apa yang sudah ada ditingkatkan dan seterusnya,” harap ketua DPD PDIP Sulbar tersebut.

Diketahui, Sekda Pasangkayu Firman telah ditunjuk sebagai plh bupati di Pasangkayu. Ia akan menjabat sampai dilantiknya bupati definitif tanggal 25-26 Februari 2021.

Menurut Asisten I Pemprov Sulbar Muh Natsir, informasi dari Kemendagri, pelantikan kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2020 akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada 25-26 Februari.

Di Sulbar, pasangan bupati dan wakil bupati terpilih yang akan dilantik oleh Gubernur Sulbar atas nama Mendagri adalah Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu dan Mamuju Tengah.

Pasangan Yaumil Ambo Djiwa dan Herny Agus yang akan dilantik di Pasangkayu menggantikan Agus Ambo Djiwa dan Muhammad Saal, yang telah berpasangan sebagai bupati dan wabup selama dua periode.

Sedangkan Agus, sebelum menjadi bupati, ia terlebih dahulu menjadi wakil bupati selama satu periode atau lima tahun.

Sebelum menjadi wabup, ia juga sempat menjadi Wakil Ketua DPRD Mamuju Utara (sebelum berganti nama menjadi Pasangkayu) selama kurang lebih satu tahun. Jadi, total masa pengabdian Agus di Pasangkayu kurang lebih 16 tahun. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button