2021, Imigrasi Sudah Deportasi 19 WNA dari Sulsel

Baaca.id, MAKASSAR – Kantor Imigrasi Sulsel mencatat telah mendeportasi sedikitnya 19 warga negara asing dari Sulsel. Deportasi terhitung dilakukan sejak Januari hingga September 2021.

“Ada 19 orang seluruhnya. Dengan berbagai macam pelanggaran,” terang Kadiv Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, Dodi Karnida, Selasa(21/9/2021).

Ia mengungkapkan, sejak pandemi kunjungan wisatawan dibatasi. Mereka yang masuk tanpa kelengkapan dokumen dan izin resmi akan disanksi. Salah satu bentuk sanksinya adalah deportasi.

“Selama oandemi Kantor Imigrasi memperkuat sinergi dalam pengawasan orang asingĀ melaluiĀ  Tim Pora (Pengawasan Orang Asing) dan Satgas PPLN (Penanganan Pengungsi Luar Negeri),” ujarnya.

Dodi mengatakan, dari data Januari hingga September setidaknya ada beberapa WNA dari sejumlah negara yang akhirnya dideportasi. Masing-masing dari Srilangka, Malaysia, Filipina, Australia dan Singapura.

“Dari 19 orang yang dideportasi, masing-masing 11 WNA asal Srilangka, 4 orang asal Malaysia, 2 orang asal Filiphina, 1 asal Australia dan 1 warga asal Singapura,” urai Dodi.

Sementara itu kata Dodi, jumlah pengungsi dari luar negeri yang mendapatkan resettlement (pemukiman kembali) sebanyak dua orang. Mereka semua berasal dari Sudan.

Soal tren deportasi, tahun ini kata dia meningkat dibanding tahun 2020 yang hanya berjumlah 14 orang. Itu dikarenakan banyaknya negara yang menerapkan kebijakan penutupan (lockdown) sehingga baik Kantor Imigrasi dan Rudenim tidak dapat melakukan deportasi.

“Tahun lalu lagi gencar penerapan lockdown oleh hampir semua negara. Sehingga memang sangat sulit melakukan deportasi termasuk tahun ini,” pungkasnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button