75 Tahun Indonesia Merdeka Baru Bisa Nikmati Listrik di Kepemimpinan Ilham Azikin

Bupati Bantaeng Harap Bisa Dongkrak Taraf Hidup Masyarakat

Baaca.id, BANTAENG — Sekian lama menantikan, akhirnya warga di Dusun Bonto Jonga, Desa Pabbumbungan dan Dusun Parang Labbua, Desa Bonto Salluang bisa juga menikmati listrik, Rabu (24/3/2021).

Peresmian penyaluran aliran listrik di dua dusun yang berada di Kecamatan Eremerasa itu dipusatkan di SD 36 Pabbumbungan dan dipimpin langsung Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin.

Manajer PT PLN UP3 Bulukumba, Leandra Agung Tri Radi Putra mengatakan, aliran listrik buat 150 kepala keluarga itu bisa disalurkan berkat upaya dan dukungan Pemkab Bantaeng.

ā€¯Akhirnya, dua dusun (Pabbumbungan dan Parang Labbua) ini teraliri listrik. Suksesnya pembangunan ini tidak terlepas dari peran dan dukungan pemerintah,” jelas dia.

Leandra Agung pun menyampaikan permintaan kepada masyarakat setempat untuk menggiatkan pemangkasan pohon, khususnya di sekitar area jaringan listrik. Sehingga manfaatnya kian maksimal terasa.

“Selanjutnya kami memohon izin agar warga yang kebetulan pohonnya dilintasi jaringan listrik untuk ikhlas jika dilakukan penebangan,” pinta dia.

Berkenaan itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, dua dusun ini akhirnya bisa menikmati listrik. Meski demikian, bupati bergelar doktor pemerintahan ini menyebut jika hal itu bukan menandakan kepala daerah telah melupakan kampung itu.

“Seluruh yang dilakukan pemerintahan itu berbasis perencanaan. Sementara ada kondisi tertentu sehingga perencanaan (penyaluran aliran listrik) itu baru bisa terwujud hari ini,” aku dia.

Ilham menambahkan, kehadiran aliran listrik itu adalah perwujudan sinergi yang terus dibangun Pemkab Bantaeng dengan stakeholder lainnya. “Karena semua bekerja dan berfikir untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dia berharap, masyarakat di dua dusun itu bisa menggunakan fasilitas ini dengan baik. Menurutnya, keberadaan aliran listrik ini hendaknya menjadikan taraf kehidupan di dua dusun yang lebih baik.

“Tidak boleh lagi alasan anak-anak kita yang tidak sekolah. Harapannya, 10 atau 20 tahun ke depan, ada anak-anak kita yang jadi bupati dari dusun ini,” katanya.

Dia juga berharap, masyarakat di dua dusun ini bisa meningkatkan ibadah mereka. Apalagi di bulan Ramadhan ini, kedua dusun itu dipastikan sudah bisa menikmati listrik.

Untuk diketahui, sebelumnya, juga ada satu dusun yang akhirnya teraliri listrik di masa pemerintahan Ilham Azikin-Sahabuddin memimpin Bantaeng. Yakni, Dusun Bira-bira di Kecamatan Bissappu.

Dusun Bira-bira akhirnya teraliri listrik pada September 2020. Pada saat pencanangan itu, Pemkab Bantaeng memang menyebut dua dusun lainnya yaitu Bonto Jonga dan Parang Labbua yang akan teraliri listrik.

Semenatara Manajer PT PLN UP2K Sulsel, Saifuddin mengungkapkan, daerah yang baru tersentuh aliran listrik itu adalah daerah yang sulit diakses. Medannya yang cukup terjal membuat daerah tersebut baru bisa dialiri listrik saat ini.

“Kita semua sama-sama merasakan bagaimana tantangannya sampai ke tempat ini,” kata dia.

Dia mengatakan, PT PLN akan terus berupaya menyentuh semua wilayah untuk mendapatkan aliran listrik. Dia mengaku, masih ada sekitar 50 kepala keluarga yang belum tersentuh aliran listrik di kecamatan itu.

“PLN sesulit apapun kondisinya tahapan akan tetap jalan. Silahkan sampaikan suratnnya yang 50 KK itu, nanti kami tindak lanjuti,” kata dia.

Dia menambahkan, PLN tidak akan bisa membangun sistem kelistrikan dengan sendiri. Tentu ada campur tangan pemerintah di pembangunan ini.

“Kami apresiasi support Pemkab Bantaeng yang terus mendukung upaya percepatan aliran listrik ini,” jelas dia. (*)



Related Articles

Back to top button