Andi Sudirman Klaim Sektor Pertanian Salah Satu Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

Baaca.id, MAKASSAR – Di tengah pandemi Covid-19, rupanya perekonomian di Sulsel menunjukkan pergerakan positif. Pada triwulan III tahun 2021, mengalami pertumbuhan hingga sebesar 3,24 persen.

Pertumbuhan ekonomi bersamaan Covid-19 yang masih terus menyebar tersebut tentu juga disyukuri Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Alhamdulillah, untuk Triwulan III tahun 2021 ini, ekonomi Sulsel tumbuh 3,24 persen. Kita juga senang sektor pertanian terus meningkat yang kini menjadi salah satu sumber yang besar dalam pertumbuhan ekonomi kita,” ungkapnya.

Ia mengaku terus berupaya dalam pemulihan ekonomi, yang bisa berdampak baik bagi perekonomian di masyarakat.

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, pada Triwulan III-2021 tumbuh sebesar 3,24 persen. Secara kumulatif, triwulan III-2021 terhadap triwulan III-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 3,56 persen (c-to-c).

Sementara, ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2021 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,71 persen (q-to-q).

“Perekonomian Sulawesi Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 mencapai Rp142,03 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 89,10 triliun,” ujar Kepala BPS Sulsel, Suntono.

Dipaparkan melalui Berita Resmi Statistik mengenai pertumbuhan ekonomi Sulsel pada Triwulan III (Juli – September tahun 2021), Jumat (5/11/2021), berdasarkan pertumbuhan (y-on-y) PDRB pada triwulan iii-2021, dari sisi produksi, lapangan usaha pengadaan listrik dan gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,65 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62 persen.

Menurut Suntono, lapangan usaha, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi terbesar, yakni 1,66 persen. Lebih dari setengah pertumbuhan ekonomi Sulsel, disumbang oleh sejumlah sektor tersebut.

“Pada Triwulan III-2021 perekonomian Sulawesi Selatan bertahan dengan laju positif baik secara y-on-y, q-to-q, maupun c-to-c setelah mencapai lompatan yang cukup tinggi di triwulan sebelumnya, meskipun pertumbuhan pada Triwulan III, tidak setinggi Triwulan II-2021,” jelasnya. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button