Apa Itu Tawaf Wada dan Tata Cara Melaksanakannya

BAACA.ID – Tawaf wada merupakan salah satu rangkaian ibadah haji. Ibadah haji merupakan ritual ibadah yang wajib bagi muslim yang mampu untuk melaksanankannya. Termasuk dari salah satu rukun islam yang harus dilaksanakan.

Adapaun rangkaian dari ibadah haji tentu beragam ketentuan, seperti tawaf wada. Apa itu tawaf wada? Untuk memahami seperti apa tawaf wada itu lalu tahapan apa yang ada pada tawaf wada kemudian ketentun dari tawaf itu sendiri seperti apa.

Apa Itu Tawaf Wada?

Melaksanakan ibadah haji yang di lakukan oleh umat muslim merupakan hal yang istimewa, di mana seoarng muslim bisa langsung datng ke Baitullah, Mekah.

Melakukan rangkaian ibadah haji salah satunya tawaf merupakan rangkaian wajib yang harus di lakukan umat muslim.

Tawaf wada adalah tawaf yang mengelilingi Kabah sebagai peringatan perpisahan karena telah melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Jadi yang di maksud dengan tawaf wada adalah tawaf yang dilakukan sebagai bentuk perpisahan dan wajib hukumnya sebelum meninggalkan Mekah.

Bagi jamaah wanita yang sedang datang bulan dan harus segera meningggalkan Mekah, maka kewajiban tawaf wada ini akan gugur.

Sementara itu, bagi jamaah lainnya apalagi kaum laki-lali yang tidak ada halangan, maka kewajiban melaksanan tawaf wada harus terpenuhi.

Tawaf wada ini wajib di laksanakan oleh semua jamaah haji yang sudah melaksanakan semua rukun haji dan akan meninggalkan Mekah.

Maka sebagai penutupnya adalah terlaksananya tawaf wada yang di lakukan tanpa harus berpakaian ihram atau mencukur rambut dahulu seperti tawaf lainnya.

Itulah pemahaman akan tawaf wada, lalu bagaimana tahapan tawaf wada, bisa menyimak penjelasan berikut ini.

BACA JUGA : Soal Vaksinasi Covid-19 Jemaah Haji, Menag Tunggu Informasi Resmi dari Arab Saudi

Tahapan Tawaf Wada

Adapun tahhapan dari tawaf wada merupakan hal yang bisa di pahami oleh para jamaah haji.

Tentang pengertian apa itu tawaf wada sesuai dengan tuntuhan dan hal yang sudah di sunnahkan.

Waktu Tawaf

Waktu pelaksanaan tawaf wada di lakukan berdasarkan rangkaian ibadah haji para jamaah sudah usai.

Kemudian jamaah tersebut akan meninggalkan Mekah, sehingga sebelumnya akan melaksakan tawaf wada terlebih dahulu.

Apa itu tawaf wada? Jadi untuk waktu tawaf wada bisa di laksanakan ketika semua rangkaian ibadah haji sudah usai dilakukan oleh para jamaah haji.

Putaran Tawaf Wada

Ketika melakukan tawaf tentu harus memperhatikan dengan benar terkait tata cara dalam melakukan tawaf salah satunya putaran tawaf Wada.

Dalam melaksanakan tawaf wada ini jamaah haji akan diajak melakukannya sebanyak 7 putaran tawaf untuk mengelilingi Kabah dan melakukannya dengan khusyuk.

Bagi semua jamaah haji, melakukan tawaf wada ini paling berat karena perpisahan dengan rumah Allah dan entah kapan bisa kembali ke Baitullah lagi.

Dalam pelaksanaa tawaf wada ini setelah melakukan 7 putaran selanjutnya melakukan shalat sunah 2 rakaat kemudian meninggalkan Kabbah dengan cara yang wajar.

Itulah beberapa tahapan yang di lakukan saat melaksanakan tawaf wada sebelum meninggalkan Mekah. Lalu apa ketentuan dari tawaf wada tersebut, pastinya berbeda dari tawaf yang biasa di lakukan sebelumnya.

Untuk dapat melakukan tawaf Wada dengan benar tentu jamaah haji harus memperhatikan dan memenuhi beberapa ketentuan yang telah di tetapkan.

Ketentuan Tawaf Wada

Ada beberapa ketentuan dari tawaf wada yang di laksanakan setelah ibadah haji usai di lakukan. Ketentuan ini berbeda dari ketentuan tawaf biasanya, yaitu :

  • Tanpa pakaian ihram, jadi jamaah tidak harus memakai pakaian irham, cukup dengan baju syari dan mengelilingi
  • Tanpa cukur rambut, jadi setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji, melaksanakan tawaf wada tidak perlu untuk cukur rambut terlebih dahulu.
  • Tidak boleh berada lama setelah tawaf wada, ini yang paling membuat sedih para jamaah. Bahwa ketika sudah usai tawaf dan di anjurkan sholat sunah 2 rakaat, selanjutnya harus segera meninggalkan Baitullah setelah usai beribadah.

Itulah pemahaman tentang apa itu tawaf wada? Yang bisa di pahami oleh semua orang dalam rangkaian ibadah haji.

Para jamaan haji paling berat dan sedih ketika melakukan tawaf wada karena meras berpisah dengan Baitullah dan entah kapan bisa kembali lagi.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button