Penyebab Bahu Kiri Sakit dan 7 Cara Mengatasinya

Baaca.id — Sakit bahu merupakan salah satu keluhan yang sering terjadi. Pada umumnya penyebab dari sakit bahu atau pundak ini tidak berbahaya dan masih bisa ditangani oleh diri sendiri dan dengan cara perawatan yang sederhana di rumah.

Akan tetapi, jika tidak membaik, bahu kiri sakit ini bisa jadi diakibatkan oleh kondisi serius yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Bahu kiri sakit dapat diakibatkan oleh hal-hal di luar penyakit Anda. Misalnya penggunaan yang berlebih, tidak digunakan, keseleo, tegang, atau tidur dengan posisi yang miring. Bahu kiri sakit terjadi dari sendi bahu itu atau salah satu dari banyak otot, ligamen, atau tendon.

Bahu kiri sakit yang berasal dari persendian biasanya akan memburuk dengan gerakan lengan atau bahu. Sementara nyeri bahu yang muncul dari struktur lain atau nyeri berulang biasanya tidak memburuk pada saat penderita menggerakan bahu.

Penyebab Sakit Bahu

Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit bahu yang dilansir dari alodokter.com seperti berikut ini :

Cedera/robek pada otot bahu

Di sekitaran bahu terdapat kumpulan otot dan tendon yang disebut dengan rotator cuff. Otot dan tendon pada bahu ini berguna untuk menjaga posisi sendi bahu dan menggerakan lengan ke atas dan melingkar.

Akan tetapi, otot dan tendon rotator cuff bisa cedera atau robek pada saat Anda mengalami terjatuh dimotor,tangga dan lain lain.

Selain itu bisa juga karena meregangkan tangan ke atas dengan cara yang berlebihan, atau karena keseringan melakukan gerakan berulang pada bahu. Selain itu, otot dan tendon rotator cuff juga bisa mengalami masalah karena roses penuaan.

Sakit bahu karena cedera otot atau tendon rotator cuff bisa membuat Anda susah atau bahkan tidak dapat mengangkat dan memutar lengan. Rasa sakit akibat dari cedera tersebut biasanya akan terasa lebih berat pada malam hari.

Pundak kaku (frozen shoulder)

Kondisi seperti ini disebabkan oleh peradangan pada jaringan yang menempel di sekitar sendi pundak. Pundak yang memiliki rasa kaku dan sakit pada saat digerakkan bisa membuat Anda susah menjalani aktivitas sehari-hari.

Jika pundak kaku tidak diobati, maka pundak kaku akan bertahan hingga bertahun-tahun.

Bursitis

Bursitis terjadi karena terlalu sering menggerakkan pundak secara berlebihan yang bisa menyebabkan peradangan pada bursa (bursitis).

Bursa merupakan kantung berisi cairan yang berada di sekitar persendian dan berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antara otot dan tulang, termasuk sendi bahu.

Bursitis pada bahu umumnya akan menimbulkan sakit bahu pada saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menyisir rambut, mengangkat gayung dan mengenakan pakaian.

Tendinitis

Peradangan pada tendon (tendinitis) bisa menyebabkan sakit pundak. Tendon merupakan jaringan yang menyambungkan otot dengan tulang.

Peradangan pada tendon dapat terjadi karena bahu yang terlalu banyak digerakkan. Tidak hanya itu, peradangan pada tendon juga dapat terjadi karena akibat penuaan seperti yang terjadi pada banyaknya lansia.

Dislokasi bahu

Dislokasi bahu terjadi pada saat tulang tangan atas terlepas dari tulang belikat. Pergeseran tulang ini dapat terjadi karena cedera, misalnya terjatuh dari motor atau terjadi benturan kuat pada bahu.

Dislokasi bahu ini mengakibatkan sakit pundak yang bisa dibilang parah, karena bengkak dan memar pada bagian pundak, serta sendi pundak yang tergeser. Kondisi ini menyebabkan lengan atau pundak tidak dapat digerakkan.

Osteoarthritis

Osteoarthritis atau biasa diisebut dengan radang sendi, dapat mengakibatkan tulang-tulang yang terhubung melalui sendi mengalami kerusakan.

Radang sendi dapat terjadi pada sendi dibagian tubuh mana saja, yaitu termasuk sendi bahu. Radang sendi pada bahu dapat menyebabkan nyeri dan kaku pada bahu.

Jika radang tersebut tidak diobati, gejala ini akan dapat nambah parah seiring dengan berjalannya waktu.

Radang sendi di bahu bisa disebabkan oleh cedera. Kondisi seperti ini membuat Anda kesusahan pada saat mengangkat tangan ke atas ataupun ke belakang.

Bahkan, Anda bisa mendengar suara pada saat menggerakkan pundak.

Baca Juga:

Pertolongan Pertama pada Nyeri Bahu Ringan

Ada beberapa jenis pengobatan untuk nyeri bahu yang dilansir dari hallosehat.com, tergantung dari pada penyebab rasa sakit dan gejalanya.

Pertolongan pertama pada nyeri bahu ringan yaitu umumnya dengan menggunakan metode RICE:

Rest (Istirahat)

Kurangi aktivitas yang berat atau menggerakan tubuh terutama bahu dalam 48 jam setelah cedera

Ice (Kompres es)

Tempelkan dan kompres es pada bahu Anda yang cedera selama 20 menit. Lakukan sampai 4-8 kali sehari. Anda juga bisa menggunakan plastik yang diisi oleh kumpulan es yang dilapisi handuk.

Compression (Tekanan)

Tekan secara pelan-pelan di daerah yang terasa sakit untuk membantu mengurangi pembengkakan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bahu dengan digulung oleh perban untuk menjaganya tetap stabil.

Elevation (Diangkat)

Harus selalu menjaga area yang cedera. Jika Anda akan melakukan rebahan, jangan lupa untuk topang bahu Anda dengan bantal empuk tebal untuk menyangga posisinya.

Bagaimana Cara Mengatasi Bahu Kiri Sakit Maupun Keduanya?

Selain itu, berikut ini adalah beberapa pengobatan untuk mengatasi rasa nyeri pada bahu:

Fisioterapi

Fisioterapi merupakan salah satu pilihan utama untuk pengobatan nyeri bahu yang bisa dilakukan dengan cara memodifikasi aktivitas sehari-hari yang berpotensi menambah rasa sakit yang dialami.

Fisioterapi biasa disebut dengan terapi fisik. Terapi ini akan mengurangi masalah pada bahu Anda seperti kekakuan dan kelemahan pada bahu.

Terapi ini juga melibatkan pergerakan dari beberapa aktivitas fisik yang biasa kita lakukan, yaitu seperti kegiatan olahraga, bekerja, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan bahu Anda.

Menggunakan obat-obatan

Nyeri bahu bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan penghilang rasa sakit seperti aspirin, ibuprofen, atau paracetamol yang dapat membantu mengendalikan rasa sakit saat Anda pada saat menjaga dan sedang mengembalikan fungsi bahu seperti sebelumnya.

Jika Anda mempunyai riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan masalah ginjal, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.

Akan tetapi, hal tersebut tidak disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi nyeri bahu dalam jangka waktu yang panjang. Karena dengan sering mengonsumsi obat akan berakibat ketergantungan.

Melakukan peregangan sederhana

Berikut ini ada beberapa macam gerakan peregangan yang sederhana, yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi nyeri bahu.

Shoulder rolls

Gerakan ini mungkin sudah sering Anda lakukan pada saat pemanasan sebelum olahraga. Gerakan ini Anda bisa melakukannya sambil duduk di kantor ataupun sedang bersantai didalam rumah.

Selain bisa dilakukan di waktu jam istirahat, Anda juga bisa melakukannya di sela-sela bekerja.

Berikut ini adalah cara melakukan shoulder rolls :

  1. Duduk dengan posisi tegak dan pastikan punggung Anda tetap lurus.
  2. Lalu gerakan selanjutnya ialah dengan memutarkan kedua bahu Anda ke depan sebanyak 10 kali. Lalu ulangi gerakan yang sama dengan arah sebaliknya, yaitu dengan memutarkan kedua bahu ke belakang sebanyak 10 kali. Sebelum melakukan gerakan sebaliknya, sebaiknya Anda ambil jeda selama 5-10 detik.

Armpit stretch

Gerakan peregangan bahu ini mirip seperti pada saat Anda sedang melakukan mencium ketiak sendiri. Gerakan ini masih terbilang mudah dan bisa Anda lakukan dengan santai dirumah maupun dikantor.

Berikut ini adalah cara melakukan armpit stretch :

  1. Duduk dengan posisi tegak dan pastikan punggung Anda tetap tegak.
  2. Tarik kepala Anda pelan-pelan ke arah ketiak dengan menggunakan tangan kanan. Tahan gerakan tersebut selama 10 detik. Jika tidak merasa nyaman, jangan dipaksakan dan jangan diteruskan. Lalu ulangi gerakan dengan sebaliknya yaitu gerakan yang sama pada bahu kiri
  3. Lakukan gerakan ini sebanyak dua kali di setiap sisinya agar hasilnya maksimal.

Upper trapezius stretch

Sama seperti gerakan sebelumnya, gerakan peregangan bahu ini juga bisa Anda lakukan di balik meja. Dimana pun jika bahu Anda terasa kaku atau saakit, segera mengatasinya dengan gerakan berikut ini:

  1. Duduk posisi tegak dan pastikan punggung Anda tetap lurus.
  2. Miringkan kepala Anda ke bahu sebelah kanan, pelan- pelan saja dan sejauh yang Anda bisa tanpa mengangkat bahu kiri Anda.
  3. Gerakan ini dengan menarik pelan kepala Anda dengan tangan kanan, lalu tahan sekitar 10 detik.
  4. Lalu ulangi gerakan yang sama pada bahu sebelah kiri.

Shoulder seated stretch

Gerakan peregangan ini bisa Anda lakukan sambil duduk. Sehingga, Anda bisa melakukannya di mana pun. Untuk melakukan peregangan ini, ikuti langkahnya seperti berikut ini:

  1. Duduk dengan posisi tegak di atas kursi.
  2. Letakkan tangan kiri Anda di atas bahu sebelah kanan.
  3. Sanggahkan dengan siku kiri Anda menggunakan tangan kanan.
  4. Lakukan gerakan memutar pada pundak ke atas dan ke bawah secara perlahan.
  5. Lalu, lepaskan tangan dari atas bahu dan posisikan tangan kiri ke depan dada dan tahan untuk beberapa saat.
  6. Kembali ke posisi semula dan lakukan untuk sisi sebaliknya.

Untuk melakukan gerakan tersebut, Anda bisa melakukan pengulangan sebanyak 2-4 kali selama 10-30 detik tiap pengulangan.

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi bahu kiri sakit maupun keduanya, semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button