Beragam Potensi EBT di Sulsel Pancing Minat Investor Jepang

Segera Bangun PLTS Berkapasitas 10 Mw di Kepulauan Selayar

Baaca.id, MAKASSAR – Sejumlah daerah di Sulsel ternyata memiliki sumber potensi penghasil listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Potensinya bervariasi.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memaparkan, potensi energi tersebut di antaranya tenaga angin atau bayu sebesar 800-2.000 Megawatt (MW). Untuk tenaga surya, punya danau yang luas seperti Danau Tempe, demikian juga di bendungan.

“Jadi peluang di Sulsel besar sekali, dan Sulsel adalah tempat paling bagus untuk energi baru terbarukan. Karena kita di seluruh Indonesia yang paling besar,” papar Andi Sudirman.

Pemprov Sulsel sendiri mengawal dari segi kebijakan untuk dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. “Intinya kami support, yang paling penting bagi kami masyarakat memiliki penerangan,” sebutnya.

Potensi energy tersebut rupanya menarik minat PT After Fit Indonesia. Salah satu perusahaan asal Jepang yang berada di Jakarta itu bersedia membangun listrik tenaga surya dengan kapasitas 10 MW di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Keseriusan calon investor ini ditunjukkan saat menemui Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/11/2021).

Sebelumnya, pihak PT After Fit Indonesia juga telah bertemu dengan Wakil Bupati Selayar, Saiful Arif saat berkunjung ke kabupaten paling selatan Sulsel tersebut. Setidaknya, lima kabupaten disasar untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Dari pertemuan tersebut memunculkan beberapa rekomendasi lokasi yang berpotensi untuk melakukan survei.

“Beberapa daerah yang memiliki potensi yang besar di Sulsel di antaranya, Maros, Pangkep, Jeneponto dan tempat lainnya,” ujar Manager B2B Project PT After Fit Indonesia, Kemas Aulia.

“Mudah-mudahan kita follow up, ada realisasi yang baik untuk pemenuhan energi terbarukan di wilayah Sulsel,” imbuh dia. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button