Berpotensi Timbulkan Kerumunan, Dispar Bone Larang Musik Elekton di Tempat Wisata

Baaca.id, BONE — Bercermin dari beberapa momen Idulfitri sebelumnya, sejumlah tempat wisata di Bone kerap dipadati pengunjung. Langkah antisipasi mencegah penyebaran Covid-19 mesti disiapkan Dinas Pariwisata (Dispar) setempat.

Kepala Dispar Bone, Andi Promal Pawi mengaku, pihaknya telah menyampaikan ke semua pengelola tempat wisata agar terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Sudah dibagikan apa yang seharusnya mereka siapkan di tempat itu, untuk dibagikan para pengunjung,” jelasnya saat ditemui di ruangan kerjanya Jumat (7/5/2021).

Andi Promal juga mengimbau kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk membatasi jumlah pengunjung.

“Pengunjung tidak diperbolehkan membawa alat musik semacam elekton dan sebagainya yang bisa menimbulkan kerumunan,” tegas dia.

Sementara itu salah satu pengelola tempat wisata permandian Lanca di Kecamatan Tellusiattinge Andi Warni menyatakan siap melaksanakan aturan pemerintah.

“Kami sudah diberikan peralatan yang akan disiapkan ditempat permandian antara lain masker,hand sanitaiser dan juga tempat cuci tangan saya juga akan membatasi pengunjung yang akan datang,”ungkap Andi Warni.

Diketahui 12 objek wisata yang berada diKabupaten Bone yaitu Petta Batae, Sumur Waranie,Permandian Waetuo, Bendungan Salomekko Makam Raja di Naga Uleng,Makam Raja di Lamuru,Goa Mampu,Permandian Lanca,Permandian Cinnong,Lagole,Cempalagi dan Tanjung Pallette. (far)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button