Biaya Tes Kesehatan Cakades di Bone Lebih Rp400 Ribu, Ade Fery: Harus Diperjelas

Baaca.id, BONE — Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bone tak lama lagi bakal digelar. Para calon kepala desa (Cakades) sudah sibuk mempersiapkan diri dengan melengkapi sejumlah persyaratan agar bisa ikut mendaftar.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah berbadan sehat. Cakades harus terlebih dahulu menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 400-an cakades yang sudah mengikuti berbagai tes di RSUD Tenriawaru Bone. Hal ini pun menuai polemik lantaran total biaya tes kesehatan sebesar Rp407.500 per cakades.

Salah satu yang menyoroti adalah Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRP Bone, Ade Fery Afrisal. Dia mengatakan, dalam perda, salah satu syarat tertulis memang harus berbadan sehat.

“Tapi ternyata di perbub (peraturan bupati) yang keluar surat keterangan badan sehat itu dibuktikan surat keterangan jasmani dan rohani. Ini yang harus diperjelas karena kemarin banyak yang hubungi saya mengenai hal tersebut,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Artinya, lanjut Ade Fery, perlu ada penjelasan di sini apakah berbadan sehat di situ termasuk juga sehat secara kejiwaan atau rohaninya.

“Secara pribadi, saya mengatakan tidak karena berbadan sehat itu hanya fisik saja kecuali memang dikatakan berbadan sehat atau sehat secara rohani dan itu dibuktikan dengan tes kejiwaan dan itu tidak disebutkan di dalam perda,” ungkapnya.

Ade Fery juga menambahkan, pengumuman hasil tes kesehatan para cakades harus jelas, sehingga para cakades yang tidak lulus betul-betul mengetahui letak di mana kelemahannya.

Di tempat terpisah, Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli mengatakan jika semua itu sudah sesuai dengan aturan. “Memang begitu aturannya dari dulu jadi ada beberapa tes yang harus dilalui semua cakades,” katanya.

Ramli merinci, tes narkoba biayanya Rp140 ribu, tes berbadan sehat Rp17.500, dan tes keterangan rohani senilai Rp250 ribu rupiah. Jadi total keseluruhan biaya tes sebesar Rp407.500.

Ramli juga mengatakan, nantinya hasil tes para cakades akan disampaikan langsung. “Yang tidak lulus bisa mengulang tes kembali dan tidak lagi dikenakan biaya,” tutur Ramli. (farhan)

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button