Buka Terlalu Cepat, Warung Makan di Bone Ditegur Satpol PP

Baaca.id, BONE — Saat ini, umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Hampir seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sulsel memberikan batasan jam buka untuk warung makan maupun warung kopi.

Pemerintah Kabupaten Bone pun selalu memberikan imbauan kepada pemilik warung makan dan juga warung kopi untuk tidak buka agar tetap menghormati para umat Muslim yang sedang menjalani puasa.

Akan tetapi, berbeda dengan salah satu warung yang terletak di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Bone. Dari pantauan Bacaa.id, warung ini tetap buka dan menjual makanan dan minuman di saat orang sedang menjalankan ibadah puasa.

Salah seorang warga Bone, Andi Mansur sangat menyayangkan adanya warung yang tetap buka di siang hari. Menurutnya, pemilik warung seakan tidak menghargai orang yang lagi berpuasa.

“Memang warung tidak dilarang menjual. Tapi setidaknya pintu warung tidak perlu terbuka seluruhnya. Cukup sebagian saja karena bau makanannya terlalu menyengat. Apalagi mereka membakar-bakar ayam di pinggir jalan,” sesal Andi Mansur.

Kepala Bidang Binmas dan Penyidik Satpol PP Bone, Muhammad Irfan Nur saat mengetahui informasi tersebut langsung memerintahkan anggota untuk turun ke lokasi.

“Betul. Warung ini buka dari jam 2 siang. Pemilik warung mengaku ini persiapan untuk buka puasa. Tapi ini terlalu cepat. Makanya kami tegur karena bisa mengganggu orang yang lagi puasa,” ujar Muhammad Irfan.

Muhammad Irfan menambahkan, pihaknya telah memberitahukan kepada pemilik warung agar buka sekitar jam 3 atau 4 sore. “Untungnya kami tidak mendapati orang yang lagi makan di dalam. Pemilik warung juga siap mengikuti imbauan dari kami,” tutur Muhammad Irfan. (sul)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button