Bumi Diamanatkan untuk Dijaga, Bukan Dieksploitasi

Peringatan Hari Bumi Internasional

Baaca.id, BONE — Bumi adalah tempat tinggal kita. Sebagai manusia, sepatutnya kita harus menjaga dan memelihara bumi ini, bukan malah mengekploitasinya.

Hal itu diungkapkan Ketua Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Provinsi Sulsel, M. Idris Andi Palloge, pada peringatan Hari Bumi Internasional, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, selama ini, manusia dengan gegabah merampas sumber daya bumi, menghabisi kehidupan liar, dan memperlakukan udara, tanah, dan lautan seperti tempat pembuangan. Ekosistem penting dan rantai makanan sedang didorong menuju keruntuhan.

“Ini adalah bunuh diri. Kita harus mengakhiri perang melawan alam dan merawatnya kembali agar sehat. Bumi diamanatkan oleh Tuhan kepada manusia untuk dijaga, bukan untuk dieksploitasi. Lihatlah perbedaan mendasar antara keduanya,” kata Idris.

Dia mengatakan, saat ini, bumi seakan hanya sebagai media eksploitasi oleh orang-orang serakah yang hanya mementingkan pribadi maupun golongannya, tanpa memikirkan khalayak hidup anak cucunya kelak.

Dia memberi contoh di Kabupaten Bone. Tambang liar seakan tak terbendung. Pembalakan terjadi dimana-mana. Sampah seakan menjadi primadona di kota kecil yang katanya beradat ini.

“Bahkan santer terdengar bahwa akan adanya tambang besar-besaran di wilayah Kecamatan Bontocani. Belum lagi problematika Sungai Walannae seakan tidak berujung. Entah sampai kapan kita bisa menikmatinya,” tutur Idris. (sul)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button