Bupati Bone Tunda Program yang Tidak Relevan

Baaca.id, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone akan melakukan perubahan alokasi anggaran dengan menunda atau membatalkan beberapa program yang dianggap tidak relevan.

Hal ini disampaikan Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi saat membuka bimbingan teknis Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Bone Tahun 2020 di Hotel Mercure, Makassar, Senin (15/2/2021).

“Sebagaimana kita ketahui, di awal 2020, kita dihadapkan wabah Covid-19 yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pendorong sehingga dilakukan percepatan penggunaan anggaran kegiatan tertentu (refocusing) atau perubahan alokasi anggaran,” ujar Andi Fahsar.

Dia menambahkan, refocusing anggaran tentu berdampak pada pencapaian target kinerja program dan kegiatan perangkat daerah. Namun refocusing bukan alasan untuk tidak produktif.

“Dengan adanya kegiatan bimtek ini, tentu akan semakin memantapkan peranan perumusan kegiatan banyak penghargaan telah kita raih dalam kurung waktu tujuh tahun. Semua tidak lepas dari peranan bapak dan ibu perumus perencana kegiatan,” tambah Andi Fahsar.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Zuhdi mengatakan, bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparat perencana perangkat daerah dalam menyajikan dokumen LPPD dan LKjIP yang berkualitas dan memenuhi unsur sesuai yang telah ditetapkan dalam aturan perundang-undangan.

“Bimtek ini diharapkan dapat menghasilkan keluaran yang memiliki kapasitas dan kapabilitas,” harap Zuhdi. (farhan)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button