Calon Advokad Diminta Jaga Integritas dan Bekerja untuk Keadilan

Baaca.id, MAKASSAR – Praktisi hukum, Dr Syamsul Bahri mengatakan, seorang advokad dalam memberikan pendampingan hukum tidak boleh menjanjikan kemenangan kepada klien. Advokat sebagai penerima kuasa, bekerja hanya untuk keadilan.

“Sekali lagi hanya untuk keadilan. Ini tugas utama seorang advokat, tidak lebih dan tidak kurang. Tidak boleh sekali-sekali dia menjanjikan kemenangan,” terang
Syamsul saat tampil memberi materi pada penutupan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilaksanakan oleh Prodi Makassar, berkerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Parepare, di Hotel Ramcy Makassar, Sabtu (23/11/2021).

Menurut Syamsul, dalam mewakili klien seorang advokat bekerja secara profesional. Oleh karena itu dalam penelusuran hukum penting dalam rangka upaya mengetahui sumber hukum, penguatan nalar berpikir dan sebagainya.

Dosen Pascasarjana UIT Makassar ini menjelaskan bahwa penelusuran hukum dalam dunia peradilan Indonesia sangat penting bagi calon advokat. Ini untuk mendukung segala aktivitas kepengacaraan dan keilmuan dalam subtansi beracara.

“Bahwa calon advokat dalam kegiatan PKPA ini, berharap setelah menjadi advokat nanti dapat tampil untuk membela klien berdasarkan subtansi keadilan,” katanya.

Syamsul juga mengingatkan agar sebagai calon advokad baru, jangan merasa minder dengan advokat yang lebih senior. Advokat itu harus percaya diri tampil berani dengan berbekal ilmu pengetahuan dan pengalaman.

“Oleh karena advokat baru belum memiliki pengalaman maka tentu harus terlebih dahulu ikut dengan advokat yang lebih senior,” paparnya.

Lebih lanjut Syamsul mengatakan bahwa selain penelusuran hukum, juga penting bagi calon advokat adalah pengadministrasian hukum. Sebab pengadministrasian hukum adalah cara untuk memudahkan pekerjaan, di mana setiap kali kita butuh referensi dapat kita temukan lebih cepat. Dengan catatan pengadministrasian dibuat secara teratur.

Ia mengingatkan, menjadi seorang advokat tidak semudah yang dibayangkan. Advokad akan melewati banyak tantangan dalam profesi.

“Tetapi jika kita mengikuti proses secara bertahap saya percaya jauh akan lebih cepat bekerja secara profesional,” imbuhnya.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button