Cara Membuat Kartu Kuning AK1 untuk Pencari Kerja

Cara Membuat Kartu Kuning | Baaca.id — Bagi kalian yang pernah dan akan melamar pekerjaan, khususnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS), pegawai di instansi pemerintahan, maupun di perusahaan-perusahaan besar, pasti pernah membuat kartu kuning, sebagai bagian dari salah satu syarat untuk melamar pekerjaan.

Tidak hanya untuk keperluan melamar kerja ke instansi pemerintahan saja, tetapi kartu kuning pun diperlukan sebagai syarat untuk mengajukan lamaran ke perusahaan swasta.

Kartu kuning yaitu sebagai kartu tanda para pencari kerja yang biasa disebut dengan kartu AK1. Kartu AK1 ini dikeluarkan oleh lembaga pemerintahan yaitu oleh Dinas Ketenagakerjaan  atau bisa disingkat dengan Disnaker.

Fisik dari kartu AK1 ini meskipun bernama kartu kuning, akan tetapi kartu ini justru tidak berwarna kuning melainkanberwarna putih.

Di dalam kartu tersebut mencantumkan beberapa informasi tentang pemiliknya, yaitu berisi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP, data kelulusan, hingga pendidikan terakhir sekolah dan universitas tempat pencari kerja memperoleh gelar.

Kartu kuning ini dibuat di daerah masing-masing kabupaten/kota psra pencari kerja. Kartu kuning ini hanya bisa dibuat di daerah aslinya atau sesuai domisili para pencari kerja, atau sesuai yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) merupaka satu-satunya lembaga pemerintahan yang bergerak di bidang penyedia tenaga kerja yang sudah resmi bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru.

Dinas Ketenagakerjaan ini akan memberi data para calon pencari kerja kepada pihak perusahaan yang masih membutuhkan.

Data pencari kerja tersebut diperoleh dari nama-nama pencari kerja yang sudah terdaftar di Disnaker dan sudah memiliki kartu kuning.

Disnaker mempunyai layanan untuk pembuatan kartu kuning dengan 2 metode yaitu secara offline dan online.

Kartu kuning ini digunakan sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan dan pendataan pencari kerja untuk Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan.

Dibawah ini ada beberapa ketentuan mengenai kartu kuning, di antaranya yaitu :

  1. Berlaku Nasional
  2. Jika ada perubahan data atau keterangan lainnya atau telah mendapat pekerjaan harap segera melapor
  3. Apabila seseorang pencari kerja tersebut sudah diterima bekerja, maka Instansi atau Perusahaan yang menerima pencari kerja tersebut untuk mengembalikan AK/I ke Dinas Tenaga Kerja di daerah masing-masing.
  4. Kartu kuning mempunyai masa berlaku sampai 2 tahun, dengan syarat harus melapor setiap 6 bulan sekali bagi pencari kerja jika masih belum mendapatkan pekerjaan

Dibawah ini ada beberapa dokumen persyaratan Cara Membuat Kartu Kuning, yaitu :

  • Fotocopy ijazah terakhir yang sudah terlegalisir. Bawa juga Ijazah Asli untuk cadangan.
  • Fotocopy KTP dan SIM. Bawa juga KTP dan SIM yang asli untuk cadangan.
  • Fotocopy Akta Kelahiran
  • Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  • Pas photo berukuran 3×4 dua lembar, dengan latar belakang berwarna merah.

Syarat tersebut tergantung pada kebijakan kantor Disnaker di daerahnya masing-masing. Namun, pada umumnya syarat-syaratnya seperti yang telah dijelaskan di atas.

Berdasarkan lansiran dari kompas.com, kartu kuning ini dapat melampirkan surat pengalaman kerja bagi yang telah memiliki pengalaman kerja.

Berikut ini adalah beberapa cara membuat kartu kuning secara online dan cara membuat kartu kuning secara offline.

Baca Juga:

Cara Membuat Kartu Kuning Secara Offline

  • Yang pertama yaitu datang ke kantor Disnaker di daerah masing-masing
  • Lalu cari tempat atau bagian pembuatan kartu kuning/AK-1.
  • Setelah itu serahkan dokumen persyaratan yang diminta oleh petugas Disnaker
  • Lalu Anda akan disuruh menunggu selama proses pencetakan kartu kuning berlangsung kurang lebih 30 menit, tergantung dengan ngantri tidaknya. Setelah proses selesai, Anda akan langsung dipanggil oleh petugas untuk mengambil kartu kuning yang sudah dicetak.
  • Yang terakhir yaitu legalisasi kartu kuning. Anda akan dimintai oleh petugas Disnaker tersebut untuk menuju ke bagian legalisasi untuk dilegalisasi.

Cara Membuat Kartu Kuning Online

Syarat Cara Membuat Kartu Kuning Online

Data-data yang digunakan untuk cara membuat kartu kuning secara online yaitu :

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Pas foto berukuran 3×4
  3. Ijazah pendidikan terakhir
  4. Sertifikat keterampilan
  5. Surat keterangan pengalaman kerja (jika yang sudah memiliki pengalaman kerja)

Beberapa dari kantor Disnaker, seorang petugas akan meminta Anda untuk mengunggah scan data tersebut. Jadi pastikan Anda juga harus menyiapkan scan data.

Bagaimana Langkah – Langkah Cara Membuat Kartu Kuning Online ?

Cara membuat kartu kuning online bisa dilakukan melalui halaman Disnaker tempat Anda tinggal. Setiap Disnaker memiliki lamannya masing-masing.

Anda bisa melakukan registrasi melalui halaman web berikut ini https://account.kemnaker.go.id/register.

  1. Klik situs resmi Dinas Ketenagakerjaan sesuai daerah Kabupaten/Kota tempat Anda tinggal Atau bisa juga dengan membuka https://account.kemnaker.go.id/register.
  2. Lalu pilih menu daftar.
  3. Lanjutkan dengan isi data. Ada lima kolom yang mesti Anda isi ketika mendaftar untuk membuat kartu kuning secara online, yaitu daftar sebagai siapa, NIK, Email, Nomor telepon, dan kata sandi.
  4. Setelah itu Anda akan dimintai untuk memasukkan kode verifikasi yang telah diberikan melalui sms. Setelah itumasukkan kode verifikasi tersebut pada kolom yang telah disediakan.
  5. Setelah itu, Anda akan dimintai mengisi data mengenai akun, terdiri dari foto 3×4, data diri, pekerjaan, keterampilan, dan pendidikan.
  6. Ikuti perintah semua yang ada dan isi semua data yang diminta jangan sampai ada yang terlewat. Jika sudah mengisi semua data diatas maka tinggal klik tombol save atau simpan.
  7. Setelah ada pada klik tombol simpan, maka dengan otomatis database Anda sudah tersimpan di Disnaker.
  8. Pada Disnaker daerah tertentu, Anda akan mendapatkan nomor registrasi untuk mengambil kartu kuning di Disnaker setempat.

Cara Mendapatkan Kartu Kuning

Cara mendapatkan kartu kuning yaitu Anda tinggal datang langsung datang ke kantor Disnaker setempat untuk mengambil kartu kuning yang telah selesai.

Kartu kuning ini hanya bisa dibuat di daerah kabupaten masing-masing para pencari kerja atau sesuai alamat yang tertera di KTP.

Dan jangan lupa di fotocopy sebanyak mungkin yang Anda perlukan. Dan langsung mintalah legalisasi di kantor Disnaker.

Untuk bisa mendapatkan cetakan kartu kuning, Anda perlu melampirkan syarat dokumen seperti yang telah dijelaskan diatas.

Syarat ini tergantung pada kebijakan kantor Disnaker di daerah masing-masing, pembuatan kartu kuning ini tidak dipungut biaya sama sekali.

Kartu kuning ini merupakan program dari pemerintah yang dibuat untuk membantu rakyatnya untuk syarat melamar pekerjaan. Anda hanya mengeluarkan biaya pada saat melegalisasi saja, karena selebihnya biayanya gratis.

Demikianlah bagaimana cara membuat kartu kuning, semoga bermanfaat, Anda bisa memiliki kartu kuning dan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button