Cara Membuat Kartu Tani yang Mudah dan Cepat

Baaca.id — Sektor pertanian terus berkembang begitu pesat di Indonesia hampir sebagian besar penduduk di Indonesia mata pencahariannya sebagai petani.

Petani di Indonesia membutuhkan pupuk untuk pengembangan budidaya tanaman yang mereka kelola. Namun, keberadaan pupuk langka membuat petani mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk yang berkualitas.

Kartu Petani Untuk Anggota Kelompok Tani

Tidak tepat sasaran membuat distribusi pupuk tidak merata  dan tidak semua petani yang mendapatkan pupuk. Cara membuat kartu tani salah satu solusi untuk memperoleh pupuk subsidi.

Oleh karena itu. Kementerian Pertanian meluncurkan Kartu petani untuk meningkatkan kesejahteraan dengan pemberian pupuk subsidi dengan menggunakan kartu petani ini

Cara membuat kartu tani tidak mudah, kemudian harus memenuhi persyaratan. Karena tidak semua petani bisa memiliki kartu petani. Hanya petani yang menjadi kelompok petani berhak atas kartu petani tersebut.

Sebelum mengetahui cara membuat kartu tani. Terlebih dahulu penting memahami apa itu kartu petani. Kartu petani merupakan sebuah kartu untuk alokasi pupuk subsidi kepada kaum petani.

Sebelum adanya kartu petani, distribusi pupuk melalui cara manual yang waktu itu mengalami kelangkaan. Dengan hadirnya kartu petani memudahkan pendistribusian pupuk kepada para petani yang membutuhkan.

Manfaat Kartu Petani Bagi Petani

Kartu petani ini mempunyai persamaan dengan kartu  ATM. Dengan kartu ini memiliki banyak manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan pertanian.

Dengan cara membuat kartu tani para petani memperoleh berbagai fasilitas dari kemudahan dari pembelian pupuk, bantuan sosial juga sebagai debit transaksi.

Kemudian  kartu kredit menumbuhkan kebiasaan menabung dan kemudahan kredit usaha. Berikut ini manfaat kartu petani bagi petani:

Pupuk Subsidi

Lewat cara membuat kartu tani, Anda mendapatkan kepastian memperoleh pupuk subsidi. Kartu petani ini bisa dimanfaatkan untuk membeli pupuk subsidi

Penjualan Langsung Tanpa Perantara

Manfaat lain dari cara membuat kartu tani tersebut, petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara. Dengan kartu petani terhindar dari penyalahgunaan tengkulak yang selalu mengambil untung besar.

Tidak hanya itu, petani juga dapat menjual hasil panennya ke Bulog, tetapi syaratnya dengan cara membuat kartu tani terlebih dahulu, baru kemudian mendaftar untuk dapat kartu petani.

Saat transaksi ke Bulog pun mudah hanya membawa hasil panen ke Bulog. Lalu, timbang hasil panen dan tunjukkan kartu petani ke petugas.

Setelah selesai ditimbang, kemudian hasilnya dapat dilihat pada server sistem pertanian atau SINPI. Lalu, nanti ada notasi atau pemberitahuan lewat SMS.

Baca Juga:

Pembayaran Kredit Usaha

Kartu petani tidak hanya dapat menjual produk pertanian langsung ke Bulog. Namun, petani juga mudah melakukan pembayaran usaha kredit.

Manfaat kartu petani memang mengasyikan. Petani dapat melakukan usaha lain dari hasil penjualan panen dengan menggunakan kartu petani tersebut.

Keunggulan lain dari kartu petani yang menarik, yaitu, petani dapat mengajukan kredit usaha melalui perbankan dan keuangan yang terkait.

Kartu petani memudahkan Anda untuk mendapatkan kredit usaha dengan cara membuat petani secara benar. Kredit usaha bagi penting untuk meningkatkan penjualan produk-produk pertanian.

Cara mudah mendapatkan kredit usaha dengan membawa kartu petani ke lembaga keuangan maupun perbankan. Cara ini menjadi salah satu solusi meningkatkan kesejahteraan petani.

Tabungan dan Bantuan Sosial

Kartu petani memiliki multifungsi yaitu sebagai tabungan untuk modal usaha dan Masa depan. Lebih dari sekedar tabungan kartu petani ini, tetapi juga memudahkan bantuan sosial dari Kementerian Koperasi, Pertanian dan Kementerian Keuangan.

Cara Membuat Kartu Tani

Pembuatan kartu petani cukup mudah Anda tidak perlu datang ke bank, karena pembuatan kartu tersebut sudah ditangani oleh petugas melalui kelompok tani dan Gapoktan. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kartu petani:

* Anggota Kelompok Tani

* Fotocopy E-KTP

* Fotocopy Surat Tanah

* Fotocopy Kartu Keluarga

Semua berkas tersebut dikumpulkan oleh ketua kelompok Tani, kemudian diserahkan ke Gapoktan dan dikumpulkan oleh petugas penyuluh lapangan.

Dari berkas-berkas inilah sebagai alat verifikasi di lapangan. Setelah itu dilakukan pengecekan di kantor dinas pertanian mulai dari Nomor induo kependudukan, luas lahan, komoditas dan pupuk.

Baru kemudian setelah data benar, Anda akan mendapatkan kartu petani. Itulah informasi singkat tentang cara membuat kartu tani yang bisa menjadi referensi dan pengetahuan.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button