Cara Memelihara Burung Jenis Parkit

Baaca.id — Suara kicauan burung jenis parkit yang indah dengan bulu-bulunya warna-warni membuat siapapun yang melihatnya tertarik untuk memilikinya.

Keindahan kicauan burung jenis parkit bisa bicara seperti layaknya manusia dan bulu-bulunya yang mempesona mendorong orang-orang untuk berburu dan memelihara burung jenis parkit yang satu ini.

Jika Anda berencana memelihara burung parkit, dengan alasan perawatannya yang mudah dan praktis, penting untuk mengetahui jenis-jenisnya, harga, sampai cara perawatannya.

Mengenal Burung Jenis Parkit

Burung parkit memiliki perbedaan dengan jenis burung yang lain terletak pada bulu-bulunya warna-warni biru, hitam, putih, dan warna lain hasil dari penangkaran.

Burung parkit juga mempunyai banyak jenis berdasar dari tempat burung tersebut berasal. Karena pada dasarnya burung jenis parkit ini berasal dari berbagai negara.

Sederet burung parkit itu disebut burung parkit Australia, pasalnya berasal dari negara Australia. Begitu juga burung parkit Holland, berasal dari negara Belanda.

Burung Parkit Australia

Salah satu burung parkit Australia merupakan satu dari deretan beberapa burung jenis parkit yang menarik. Jambut yang menjulang tinggi, berukuran besar dengan warna silver, albino, dan lainnya menjadi ciri khas jenis ini

Parkit Holland

Parkit Holland merupakan burung parkit asal dari Belanda yang memiliki ukuran lebih besar dari ukuran burung  jenis parkit yang lain.

Parkit Lokal

Lain lagi parkit lokal merupakan jenis parkit yang sering ditemukan di pasaran. Karakteristiknya terlihat ukuran tubuh yang kecil dari lainnya dan harganya murah terjangkau

Cara Berternak Burung Parkit

Pemilihan Indukan Parkit

Ketika ingin berternak burung parkit penting memperhatikan indukan parkit dengan cara pemilihan indukan jantan dan betina yang berkualitas.

Pertama: indukan jantan. Indukan jenis jantan dengan ciri khas biru muda atau biru dan terlihat cere jika tiba waktu kawin serta idealnya 5 bulan.

Baca Juga:

Kedua: indukan betina. Warna ungu atau kecoklatan dan berwarna putih cere jika akan kawin dengan yang berumur lima bulan. Anda bisa memilih dua warna yang berbeda antara bulu jantan dan betina sehingga menghasilkan warna unik.

Mempersiapkan Kandang, Glodok, dan Sarang

Menyiapkan kandang, glodok, dan sarang untuk tempat tinggal, serta bertelur parkit dengan ukuran besar agar nyaman dan bersih. Kebersihan kandang perlu diperhatikan karena kandang sumber penyakit bila tidak dibersihkan

Perhatikan Penyakit Burung Parkit

Pada perkembangannya beberapa burung parkit sering terdeteksi sejumlah penyakit. Keberadaan penyakit-penyakit ini membahayakan bagi jenis parkit sendiri. Sederet penyakit yang menyerang burung parkit antara lain:

Pertama: Psittacos. Kurang nafsu makan menjadi gejala penyakit Psittacose. Gejala tersebut akibat virus yang hinggap di tubuh burung, bahkan sampai akhirnya mati.

Kedua: Diare/Gangguan Usus. Kandang yang tidak dibersihkan dan kotor. Atau bisa juga kualitas makanan yang buruk menjadi penyebab penyakit diare.

Ketiga; Penyebab lain dari penyakit parkit, yaitu tempat minum yang kotor. Tanda-tanda burung parkit terkena penyakit diare antara lain: gerakan burung melamban, bertengkar dengan sikap tubuh yang mengkerut dan dubur yang penuh kotoran.

Keempat: Pilek. Penyakit pilek tidak hanya dialami oleh manusia. Hewan sejenis burung jenis parkit juga alami pilek yang ditandai hidung berlendir, gerakan lambat.

Gejala burung parkit pilek juga ditandai dengan nafsu makan berkurang, bulu berdiri dan gejalanya yang lain kepalanya disembunyikan di bawah pangkal sayap.

Membersihkan Kandang

Kebersihan kandang menjadi kunci keberhasilan pemeliharaan burung jenis parkit. Rutin bersihkan kandang setiap hari membuat burung parkit sehat dan bebas dari penyakit.

Memberi Makanan Bergizi dan Vitamin

Perawatan burung parkit yang tidak kalah penting yaitu memberi makanan yang bergizi. Makanan yang banyak gizinya baik untuk burung parkit antara lain biji-bijian buah-buahan dan sayuran

Beberapa jenis seperti sayur kol, wortel, dan bayam, kemudian jenis biji-bijian: biji melet meraih dan putih. Lalu, buah-buahan seperti pepaya, apel, pir serta pusang merupakan deretan makanan khas burung parkit

Vitamin penting untuk pertumbuhan burung jenis parkit dan terhindar dari bakteri maupun virus. Kekurangan jenis burung mudah sering terkena penyakit, sehingga perlu pemberian vitamin sesuai kebutuhan.

Memahami Masa Perkawinan Parkit

Perkembanganbiakan burung jenis parkit terus terjadi hingga beberapa kali sampai burung ini bertelur. Pada masa perkawinan lebih agresif dan sering sembunyi di dalam glodok.

Biasanya burung parkit bertelur 3-7 telur, bahkan ada yang menetas sampai 10 telur. Pengeraman telur biasanya terjadi 20-25 hari.

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button