Cara Mengendarai Motor Kopling Pada Saat Macet

Baaca.id – Setiap jenis kendaraan roda dua atau sepeda motor, baik itu motor bebek, matic maupun kopling, mempunyai cara yang berbeda dalam mengendarainya. Akan tetapi, banyak orang yaang lebih suka mengendarai motor matic karena cara mengendarainya yang lebih praktis dan mudah.

Sedangkan pada saat mengendarai motor kopling, tidak sepraktis mengendarai motor bebek atau matic. Cara mengendarai motor kopling dinilai mempunyai tantangan tersendiri, apalagi jika kamu sudah biasa memakai motor bebek atau matic.

Apalagi jika kamu akan mengendarai motor sport, kamu harus mencoba terlebih dahulu cara mengendarai motor kopling ini. Kunci dalam mengendarai motor kopling yaitu dengan membiasakan tangan supaya bisa mengikuti ritme perpindahan gigi dan tuas gas. Karena itulah yang merupakan pembeda motor kopling dengan motor bebek dan matic.

Cara mengendarai motor kopling mempunyai tantangan tersendiri dibandingkan dengan motor yang lainnya. Namun, untuk mengendarai motor kopling ini harus dilakukan dengan hati-hati apalagi untuk pemula yang masih baru mengendarai motor.

Sebelum belajar cara mengendarai motor kopling yang benar, maka alangkah baiknya untuk mengenal terlebih dahulu fungsi kopling pada motor dan cara kerja motor kopling.

Mengendalikan motor kopling memang berbeda dari cara mengendarai motor bebek ataupun motor matic. Karena pada motor yang mempunyai kopling, kamu harus menarik terlebih dahulu tuas kopling ketika pindah gigi maupun mengurangi gigi.

Alasan Kenapa Motor Dilengkapi Kopling

Mtor maupun mobil baik yang matic ataupun manual, semuanya mempunyai sistem kopling. Namun pada kopling motor matic dengan motor kopling manual itu memiliki perbedaan yaitu motor matic dibagian koplingnya sudah dibuat dengan lebih praktis dan efektif sehingga motor matic tersebut bisa dijalankan secara otomatis tidak memerlukan kopling manual.

Fungsi kopling yaitu untuk penghubung mesin dengan transmisi. Tujuannya yaitu untuk memutuskan maupun menyambungkan tenaga pada mesin ke bagian transmisi. Pada saat kamu menyalakan mesin motor atau mobil, maka tenaga yang ada di mesin harus dikeluarkan dari transmisi supaya mesin bisa berputar saat motor dalam keadaan diam.

Apabila motor ingin berjalan, maka tenaga pada mesin harus dihubungkan lagi ke transmisi. Dan itulah alasan kenapa semua perusahaan motor maupun mobil memakai komponen kopling. Jika tidak ada kopling maka mobil atau motor tidak bisa jalan.

Kemudian bagaimana cara kerja motor kopling? Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara mengendarai motor kopling yang dilansir dari Otoflik.com.

Baca Juga:

Cara Kerja Motor Kopling

Cara kerja motor kopling ini bisa dibilang sederhana. Kopling manual pada sepeda motor memanfaatkan beberapa bagian plat yang bisa dihubungkan dan dipisahkan lewat mekanisme tuas.

Dibutuhkan 3 buah plat, yang pertama yaitu driver plat yang terhubung secara langsung ke bagian mesin, yang kedua yaitu plat kopling yang langsung terhubung dengan bagian transmisi dan yang terakhir yaitu plat penekan yang memiliki fungsi sebagai media untuk menekan bagian plat kopling.

Cara kopling manual bekerja pada motor, pada saat tuas kopling manual ditarik maka plat penekan akan berada di posisi mundur. Pada saat tuas di lepas, maka plat penekan akan menekan kembali plat kopling supaya driven plat dengan plat kopling bisa terhubung.

Berikut ini adalah cara mengendarai motor kopling secara manual untuk berbagai kondisi.

Pastikan Transmisi Pada Kondisi Netral

Cara mengendarai motor kopling berikutnya yaitu dengan memastikan transmisi motor kopling dalam kondisi netral. Apabila tidak dalam kondisi netral, maka motor tidak bisa jalan. Bagian kopling ini di tarik pada saat menyalakan mesin motor.

Kemudian baru masukkan gigi pada posisi satu caranya dengan lewat menekan bagian pedal transmisi ke arah depan. Apabila sudah masuk gigi satu, baru lepas tuas secara perlahan dan motor akan berjalan meskipun tuas kopling belum dilepas secara penuh.

Jika sudah berjalan, maka langsung di gas secara perlahan-lahan. Apabila kamu sudah dalam kondisi yang nyaman, barulah kamu coba memindah gigi pada posisi kedua. Caranya yaitu dengan menarik tuas kopling dan naikan pedal transmisi.

Di motor kopling gigi dua, bukan ditekan kebagian depan akan tetapi ke atas. Jika kamu berada di gigi satu dan menaikan pedal transmisi secara sedikit, maka gigi akan kembali netral. Sehingga untuk berpindah gigi kedua, kamu harus menaikkan pedal transmisi secara penuh ke atas.

Hal yang Harus Dihindari pada saat Belajar Cara Mengendarai Motor Kopling

Hal yang harus dihindari yang pertama yaitu jangan menurunkan maupun menaikkan gigi transmisi tidak bersamaan dengan menarik tuas kopling. Karena hal itu akan membuat motor kaget atau menyentak.

Apabila ini dilakukan secara terus-menerus, maka akan mengakibatkan motor kamu cepat rusak. Yang kedua yaitu jangan menarik gas, jika dalam keadaan RPM sedang tinggi saat awal motor berjalan. Dan yang terakhir yaitu janganlah melepas pedal kopling dalam keadaan mendadak.

Cara Mengendarai Motor Kopling pada Saat Macet

  1. Pertama hidupkan sepeda motor dan tarik tuas kopling full dan jangan kamu lepas.
  2. Kemudian masukan gigi persneling di gigi satu.
  3. Lalu tarik gas perlahan dan lepas kopling perlahan.
  4. Pada saat kaget, coba tarik kopling full supaya putaran mesin motor terlepas. Hal ini ditujukan supaya mesin tidak menggerakan rantai dan motor tidak jalan.
  5. Tidak perlu mengganti gigi apabila belum terbiasa dan lebih baik pakai gigi persneling ke satu.

Cara Mengendarai Motor Kopling yang Macet di Tanjakan

  1. Turunkan persneling ke gigi yang rendah karena pada saat macet, kendaraan dilakukan dengan merayap atau pelan. Hal ini juga bisa kamu pakai pada jalanan yang menanjak dan macet.
  2. Ketika di tanjakan, gantung kopling setengah dan pastikan bahwa gas tetap stabil, tujuannya supaya mesin tidak mati.
  3. Berbeda dengan motor lainnya, Ketika ditanjakan maupun jalan biasa jangan menarik tuas kopling penuh. Hal ini untuk mencegah motor yang akan mundur ke belakang. Tepatnya pada saat tuas ditarik penuh di jalanan tanjakan.
  4. Lebih aman untuk menggantung setengah koplingnya saja.
  5. Gantung kopling setengah sambil menaiki jalan tanjakan atau di jalanan biasa, dan cara ini bisa dilakukan pada saat macet.
  6. Kemudian pastikan kesiapan tangan kiri menarik kopling. Sementara untuk kaki kanan yaitu untuk menekan pedal rem.

Itulah beberapa cara mengendarai motor kopling yang lengkap dan wajib untuk kamu ketahui. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk bisa belajar motor kopling dengan aman dan tidak membahayakan orang lain.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button