8 Cara Merawat Aglaonema yang Rusak

Cara Merawat Aglaonema yang Rusak | Baaca.id — Tanaman Aglaonema merupakan tanaman yang cantik dan menawan dan banyak digemari khususnya bagi yang pecinta tanaman. Jika dilihat dari jauh, aglaonema seperti tanaman keladi karena dengan sekilas mirip dengan keladi.

Warna-warni dari daun aglaonema ini indah dan memikat hati untuk menanamnya. Tanaman ini memiliki beraneka ragam motif daun, hal ini tentunya menjadi magnet atau daya tarik yang dimiliki oleh aglaonema.

Tidak hanya motif daunnya yang menyerupai batik saja, melainkan aneka ragam pencampuran warna seperti kuning, merah, hijau, dan lainnya seperti pelangi yang membuat mata kita tidak bosan untuk memandangnya.

Selain indah, harga jual tanaman aglaonema ini pun terbilang tinggi. Apalagi untuk aglaonema yang hasil stek, seperti aglaonema red anjamani, big roy, venus, dan masih banyak lagi.

Harganya mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah, itupun tergantung dari jenis dan keindahannya.

Aglaonema Big Roy (Sumber Foto: Pinterest)

Karena aglaonema ini merupakan salah satu tanaman hias yang indah, maka tanaman ini membutuhkan perhatian lebih dan sentuhan yang tepat dibandingkan dengan tanaman biasanya.

Tidak hanya menyiram, tetapi tempat tumbuh sampai nutrisinya pun harus diperhatikan. Rumah akan semakin indah jika ada pancaran keindahan dari tanaman aglaonema ini.

Bahkan, jika perawatannya bagus, pemiliknya pun akan merasa damai jiwanya saat melihat bunga aglaonema tumbuh dan berkembang dengan baik, cantik, indah, dan menawan di halaman rumahnya.

Di zaman seperti pandemi ini, aglaonema ini merupakan salah satu tanaman hias yang populer di sepanjang tahun 2020. Dikarenakan adanya pandemi Covid ini orang-orang dengan bersemangatnya menanam tanaman hias yang mahal ini.

Corak daun tanaman ini yang unik dan beragam, sehingga banyak memikat pecinta tanaman hias, dan membuat harganya semakin melonjak.

Anda yang mengoleksi tanaman hias aglaonema ini, pasti sering melihat daun aglaonema layu. Hal tersebut Anda jangan langsung memotongnya, tetapi kenali dahulu penyebabnya.

Bagi yang baru saja berkenalan dan mendadak jatuh cinta terhadap aglaonema ini, tentunya butuh pengetahuan tambahan sebelum Anda mengoleksi tanaman langka satu ini.

Merawat aglaonema tidak seperti merawat tanaman lain pada umumnya. Berikut ini kami akan membahas kesalahan dalam merawat tanaman aglaonema yang berakibat rusak dan cara merawat aglonema yang rusak.

Kesalahan Menanam Tanaman Aglaonema yang Berakibat Rusak

1. Memasukan Aglaonema ke dalam Rumah

Karena saking antusiasnya dengan tanaman aglaonema, akhirnya dimasukkan di dalam rumah. Hal ini terjadi karena kekhawatiran takut diambil orang apalagi dengan informasi yang beredar tentang pencurian aglaonema.

Akibat dari hal terserbut, tanaman tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik, pencahayaan yang buruk dan rentan terkena gangguan penyakit.

Beberapa tanaman aglaonema yang sering terserang bakteri yaitu aglaonema widuri lilin, aglaonema romantic love full mutasi, dan goliath.

Jadi tanaman ini harus diletakkan di lokasi yang bisa mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan cahaya yang cukup.

2. Kesalahan dalam menyiram

Aglaonema merupakan tumbuhan yang membutuhkan air. Jadi tanaman ini membutuhkan pot dan media tanam yang bisa membuat tanaman ini cukup air tapi tidak berlebihan.

Terlalu banyak air akan mengakibatkan tanaman menjadi busuk akar maupun batang.

Bagi pemula disarankan untuk melakukan penyiraman aglaonema yang dilakukan secara berkala selama dua atau tiga hari sekali.

Kenali wilayah Anda terlebih dahulu, jika daerah Anda berada di lokasi yang sejuk, maka kadar air di udara juga lebih banyak, jadi pilihan yang tepat yaitu dengan melakukan penyiraman antara tiga sampai empat hari sekali.

Sedangkan jika di daerah yang kering atau panas, penyiraman dilakukan dua atau tiga hari sekali.

3. Kesalahan Menempatkan Aglaonema

Aglaonema ini tumbuh di hutan di bawah pohon-pohon rindang, tanaman ini mendapatkan cahaya yang cukup tapi tidak terlalu panas dan mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

Daun yang membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis atau mengubah air dan karbondioksida menjadi karbohidrat untuk makanan bagi tanaman.

Untuk penempatan aglaonema bagusnya di lokasi yang cukup cahaya dan mendapat sirkulasi udara yang baik. Bila kena cahaya pagi langsung, baiknya pada pukul 09.00

4. Membiarkan Tanaman Tanpa Pupuk

Tanaman ini membutuhkan unsur hara agar bisa tumbuh subur bahkan dengan tampilan daun yang memikat.

Media tanam aglaonema bukanlah tanah biasa, jika ingin subur dan sehat gunakanlah media tanam yang sesuai seperti pasir, sekam serta pupuk kompos.

Berikan pupuk pada aglaonema secara berkala, misalnya tiga bulan sekali. Untuk mempercantik tampilan, bisa juga dengan pupuk daun yang disemprotkan sebulan sekali

5. Membiarkan Media Tanam Padat

Aglaonema merupakan tumbuhan yang membutuhkan banyak nutrisi sehingga secara rutin harus melakukan pemupukan.

Harus rajin mengecek dan menggemburkan media tanam pada tanaman aglaonema. Minimal media tanam harus digemburkan sebulan sekali dan jikajj sudah benar-benar padat terpaksa perlu diganti media tanam yang baru.

6. Dibiarkan pada saat Daun Layu dan Penuh Debu

Debu yang menempel pada daun bisa menjadi penyakit pada tanaman aglaonema. Cara menyiram yang baik bila ada waktu boleh saja menggunakan lap kain lembut.

Meski demikian, aglaonema yang sehat hanya disemprot air dengan butiran lembut sudah mengkilat.

Baca Juga:

Cara Merawat Aglaonema yang Rusak

Berikut ini adalah cara merawat aglaonema yang rusak yang dikutip dari pupuklahan.blogspot.com

1. Merawat Aglaonema dengan Memberi Pelindung

Supaya aglaonema tumbuh cantik, subur, dan keindahan daunnya tetap terjaga, maka jangan ditempatkan disembarang tempat.

Dikarenakan aglaonema tidak boleh ditempatkan pada area yang terkena sinar matahari langsung. Karena jika terkena matahari langsung, warna daun akan langsung memudar dan hilang keindahannya

Mulai sejak dini sampai besar, aglaonema harus tetap terlindungi dari cahaya matahari langsung. Karena ini sesuai habitat aslinya dari gunung, tumbuh di bawah pohon-pohon besar yang teduh dengan udara yang sejuk.

Jadi berikan pelindung untuk tanaman aglaonema supaya tidak tersengat panasnya sinar matahari dan tidak terkulai pada saat hujan lebat.

Untuk melindungi aglaonema bisa juga ditempatkan di beranda rumah, di bawah pohon mangga, jambu, atau tanaman lainnya yang ada di rumah Anda.

2. Merawat Aglaonema dengan Menyiram Secara Berkala

Aglaonema memang tanaman yang membutuhkan air. Tapi bukan berarti aglaonema harus disiram terus menerus. Jika terlalu banyak air, maka akar dan batang aglaonema ini akan membusuk dan daunnya akan mulai menguning atau layu.

Sebaliknya, aglaonema tidak mau hidup jika kering. Jika media tumbuh kering, maka akan terhenti suplai air dan nutrisi ke jaringannya.

Jadi untuk menyiram aglaonema dilakukan secara berkala yaitu 2-3 hari sekali atau 3-4 hari sekali.

3. Merawat Aglaonema dengan Memupuk – Cara merawat aglaonema yang rusak

Aglaonema akan tumbuh subur dan sehat jika mendapatkan asupan nutrisi yang cukup yaitu dengan cara memupuknya.

Sebenarnya cukup mudah dalam merawat aglaonema dalam hal memupuk. Karena media tumbuh aglaonema sendiri sudah terdiri dari bahan-bahan organik yang mengandung nutrisi seperti kompos, sekam dan pupuk kandang.

Akan tetapi, jika ingin dipupuk, pupuklah aglaonema secara periodik yaitu 3 bulan sekali dengan menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang yang matang.

Boleh juga dengan menggunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik seperti menyiram dengan pupuk urea (N).

Selain pemupukan dengan cara dibenamkan atau dikocorkan, pemupukan juga bisa dilakukan dengan cara penyemprotan.

Gunakan pupuk daun yang mengandung unsur hara makro dan mikro, lalu semprotkan 1 bulan sekali dengan dosis yang tepat sesuai yang dianjurkan dalam kemasan.

Selain itu, Anda juga bisa memberi asupan vitamin berupa vitamin B1. Vit B1 ini berfungsi agar aglaonema tidak stres dan tetap terlihat segar.

4. Pasang Penyangga untuk Aglaonema

Cara merawat aglaonema yang rusak yang keempat yaitu pasang penyangga, pemasangan penyangga atau bisa disebut juga dengan ajir. Ajir juga bagian penting dalam merawat aglaonema.

Tujuannnya yaitu supaya aglaonema tidak mudah roboh jika terkena terpaan angin ataupun tetesan air hujan.

Pada saat tanaman aglaonema sudah kelihatan tinggi dan besar, pasanglah ajir untuk penopangnya.

Ajir terbuat dari bambu atau bahan apa saja yang bisa ditancapkan di samping pangkal aglaonema dan diikat.

5. Membersihkan Gulma dari Aglaonema

Gulma merupakan tanaman pengganggu dalam media tumbuh. Jika ada gulma maka segera lakukan penyiangan.

Kehadiran gulma akan menyerap nutrisi yang ada dalam media tumbuh aglaonema. Jika gulma dibiarkan, maka aglaonema akan ketidakcukupan gizi.

Oleh karena itu, lakukan cara penyiangan. Penyiangan dilakukan dengan cara membersihkan gulma atau rumput liar yang mengganggu pada pertumbuhan aglaonema.

6. Merawat Aglaonema dengan Memangkas Daun yang Layu

Jika pada tanaman aglaonema dipenuhi dengan daun-daun layu dan kering di batangnya, maka sungguh tidak enak dilihat.

Oleh karena itu, pemangkasan daun-daun seperti itu menjadi bagian penting untuk menjaga aglaonema tetap tampil indah.

Pangkaslah daun-daun yang sudah menguning, layu, dan kering dengan menggunakan gunting yang tajam dan steril.

7. Merawat Aglaonema dengan Mengelap Daunnya

Daun-daun pada aglaonema, seirung berjalannya waktu akan banyak kotoran seperti debu sehingga penampilannya kurang mengkilap.

Selain tidak mengkilap, namun kehadiran debu juga bisa memicu penyakit.

Oleh karena itu, untuk menjaga daun aglaonema tetap cantik dengan warna yang mengkilap, lakukan pembersihan daunnya dengan cara mengelap secara periodik.

Pada saat mengelap, gunakankah spon yang halus dan lembut.

8. Gemburkan Tanah Agar Aglaonema Cepat Beranak

Cara merawat aglaonema yang rusak terakhir yaitu dengan cara menggemburkan tanah/media tumbuh secara rutin.

Penggemburan tanah, selain untuk memperbaiki aerasi dan drainase, tanaman aglaonema akan cepat tumbuh anakannya.

Demikian cara merawat aglaonema yang rusak, semoga bisa menjadi solusi bagi Anda yaa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button