Cara Pemijahan Ikan Nila dengan Mudah

Baaca.id — Ikan nila memiliki prospek ekonomi yang tinggi bagi masa depan salah satunya olahan kuliner. Kuliner ikan nila yang rasanya lezat banyak digemari oleh semua kalangan.

Selain sebagai olahan kuliner, ikan nila juga bisa dikembangkan menjadi bisnis usaha budidaya ikan nila. Budidaya ikan nila dalam bisnis usahanya dapat dilakukan dengan pemeliharaan sampai pemijahan ikan nila.

Melihat animo masyarakat tinggi mendorong orang-orang untuk budidaya ikan nila salah satunya pemijahan ikan nila. Cara pemijahan ikan nila yang praktis menjadi solusi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bisnis budidaya ikan nila semakin berkembang pesat di berbagai daerah di Indonesia. Peluang usaha dengan cara pemijahan ikan nila juga cukup baik untuk bisnis usaha.

Keuntungan yang diperoleh dari bisnis cara pemijahan ikan nila cukup memiliki prospek cerah, bila dijalankan dan tekuni dengan baik.

Pembenihan Ikan Nila yang Menguntungkan

Pemilihan indukan dan cara pemijahan ikan nila merupakan kunci penting dalam budidaya ikan nila.

Jumlah telur yang terbilang sedikit, tetapi dengan cara pemijahan, kemudian dikawinkan setiap bulan merupakan nilai lebih dari budidaya ikan nila.

Bahkan menariknya ikan nila memijah secara alami dan liar dalam kolam budidaya tanpa banyak rekayasa.

Selain itu butuh pengaturan saat pemijahan supaya prosesnya terkendali. Dari cara pemijahan ikan nila menjadi bisnis usaha yang menguntungkan.

Cara pemijahan ikan nila cukup mudah, yang terlebih dahulu menyiapkan pembenihan. Setelah itu, baru dilakukan pemeliharaan dengan pemberian pakan, pemilihan indukan ikan nila.

Cara Pemijahan Ikan Nila

Lubang di dasar kolam yang memiliki diameter 3-5 sentimeter merupakan syarat utama dalam cara pemijahan ikan nila. Lubang tersebut kemudian sebaiknya dibuat miring sekitar 2-5%.

Lubang ini nantinya sebagai tempat pemijahan antara induk betina dengan induk jantan sehingga terjadi perkawinan dan menghasilkan telur-telur ikan nila.

Cara pemijahan ikan dapat dilakukan dengan menebar ikan ke kolam pemijahan secara massal yang berlangsung selama seminggu. Dengan cara pemijahan ikan nila seperti ini dapat tumbuh cepat dan serempak.

Baca Juga:

Dasar kolam dan kubangan menjadi tempat pemijahan ikan nila. Dari tempat inilah lokasi pemijahan berlangsung. Akhirnya jika terjadi kecocokan akan muncul pula perkawinan di antara mereka oleh ikan nila jantan.

Waktu seminggu bagi indukan ikan nila betina dan jantan untuk melakukan pemijahan. Kurangi pemberian pakan pada ikan nila yang sedang melakukan pemijahan, biasanya ikan tersebut berpuasa.

Telur-telur itu kemudian dierami di dalam mulut ikan nila betina. Selama pemijahan penting pula memupuk dasar kolam supaya tumbuh pakan ikan alami.

Hal ini akan mempengaruhi indukan ikan mengeluarkan larva dari mulutnya dengan serempak. Larva ikan itu selanjutnya akan berenang ke pinggir kolam.

Pemeliharaan Larva

Setelah larva menetas segera ambil dengan jaringan halus. Langkah berikutnya  pindahkan ke kolam khusus  tempat pemeliharaan larva.

Atau panen larva dengan cara lain lewat menyurutkan dan pengeringan kolam, kemudian di ambil dengan alat jaringan halus yang dilakukan setiap pagi.

Seminggu sebelum panen larva ada baiknya membuat kolam pendederan supaya siap saat panen larvanya nanti. Sesudah itu baru melakukan pendederan di sawah untuk kolam yang sebelumnya telah diolah sedemikian rupa hingga menjadi kolam pendederan ikan nila.

Proses pemindahan larva setelah umur larva mencapai 5-7 hari. Kolam khusus larva bisa berbentuk kolam tembok, akuarium, kontainer plastik atau dapat juga berupa hapa.

Pakan Larva Tepung Halus dan Satu Butir Telur

Larva kemudian disebarkan ke kolam sesuai jenis kolamnya. Langkah selanjutnya larva diberi pakan yang berbentuk tepung halus memiliki kandungan protein yang tinggi.

Kandungan protein yang tinggi terdapat pada ikan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan yang masih kecil.

Setiap hari bisa diberikan pakan 4-5 kali dan sekali makan sekitar 1 sendok teh pakan tepung. Selain itu, bisa juga rebusan telur ayam.

Adapun cara membuat pakan rebusan telur ayam sebagai berikut: telur ayam diambil kuning telur kemudian lumat dengan dicampur setengah liter air.

Lalu, campuran air dan kuning telur dimasukkan ke dalam botol semprotan. Kemudian baru diberikan ke ikan 100 ml sekali makan.

Waktu pendederan larva kurang lebih sekitar 3-4 Minggu, atau sekitar ukuran ikan 2-3 centimeter Saat itulah ikan pindah ke kolam pendederan, karena ukuran tidak mencukupi lagi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button