Ciri-ciri Bakso Babi, Tikus, dan Boraks yang Harus Diketahui

Baaca.id — Bakso rasanya enak dan gurih, dengan testur dagingnya yang empuk, lezat setiap kali digigit. Namun, terkadang tidak mengetahui apakah bakso yang dikonsumsi tersebut berasal dari daging sapi atau bukan?

Cita rasa yang khas pada bakso membuat siapapun ingin segera menyantapnya. Tetapi tahukah Anda di balik kenikmatan bakso ada bahaya yang mengintai kesehatan hingga memicu munculnya berbagai penyakit jika keseringan makan bakso.

Sebelum mengetahui ciri-ciri bakso babi, tikus dan boraks ada baiknya,Anda juga memahami dampa jika sering mengkonsumsi bakso setiap hari!

Sariawan salah satu dari deretan beberapa bahaya sering konsumsi bakso. Bakso dalam proses pembuatannya menggunakan penyedap rasa yang berlebihan.

Pemakaian penyedap rasa jangka panjang menyebabkan gusi dan rongga mulut luka iritasi hingga penyakit sariawan, bahkan mengakibatkan seseorang kesulitan makan.

Olahan Bakso yang Berasal dari Bahan Berbahaya

Terkadang pula olahan bakso berasal dari daging babi, tikus, bahkan zat boraks yang berbahaya bagi kesehatan. Anda pencinta bakso ada baiknya mengenali, memahami beberapa cara mengetahui perbedaan antara bakso asli atau palsu.

Dengan cara memahami bagaimana ciri-ciri bakso yang mempunyai kandungan zat-zat berbahaya bagi kesehatan tubuh akan terhindar dari bahaya yang mengancam jiwa Anda.

Lantas, bagaimana ciri-ciri bakso babi, tikus, dan boraks tersebut? Berikut ini rangkuman beberapa informasi yang berhasil dihimpun mengenai ciri-ciri bakso babi, bakso tikus dan  bakso boraks dengan ciri-ciri sebagai berikut.

Ciri-ciri Bakso Babi

Untuk mengetahui apakah bakso tersebut mempunyai kandungan daging babi atau tidak dengan cara menghirup aroma yang ada pada bakso tersebut.

Kemudian ciri bakso babi, tikus dan boraks, adalah warna daging babinya berwarna lebih pucat, sedangkan daging sapi warna merah kecoklatan.

Tekstur dan Ukuran Bakso Babi

Testur babi dikenal lembut, halus dan berminyak, tetapi testur pada bakso sapi memiliki testur kesat, kering dan berurat. Ukuran bakso babi lebih besar supaya tidak hancur saat di rebus.

Bahaya Konsumsi Bakso Babi

Kandungan lemak  tinggi berakibat kolesterol juga meningkat. Tingginya kolesterol pada bakso babi memicu berbagai penyakit dari diabetes sampai stroke.

Ciri-ciri Bakso Tikus

Ciri bakso babi, tikus dan boraks mempunyai testur keras terutama pada bakso tikus. Hal ini dapat dilihat saat bakso tikus dibelah menjadi dua yang biasanya langsung hancur dan mudah pecah.

Baca Juga:

Selain teksturnya yang keras serta mudah pecah. Aroma bakso tikus amis dan menyengat. Dari sinilah kemudian salah satu cara mengetahui ciri-ciri bakso babi, tikus, dan boraks atau formalin.

Bahaya Konsumsi Bakso Tikus

Leptospirosis

Infeksi bakteri yang ada pada tikus mudah menular dari tikus ke manusia. Cara penularannya pun mudah saat makan daging tikus yang sudah diolah dalam makanan bakso atau lainnya.

Infeksi dari bahaya makan bakso tikus muncul setelah 5-14 hari dengan gejala-gejala seperti demam, batuk, diare, sakit kepala, ruam, dan iritasi mata.

Beberapa jenis hewan yang dapat menjadi pembawa leptospirosis adalah anjing, hewan pengerat seperti tikus, dan kelompok hewan ternak seperti sapi atau babi.

Hantavirus

Hantavirus merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh makanan yang mengandung daging tikus seperti, bakso tikus. Gejala penyakit ini menyerupai flu setelah 10 hari terinfeksi virus dari  olahan daging tikus

Infeksi dari penyakit Hantavirus lebih berbahaya mengakibatkan penyakit paru-paru dan kematian. Infeksi virus Hantavirus mampu membuat organ-organ tubuh, terutama jantung.

Ciri-ciri Bakso Boraks/Formalin

Keunggulan boraks pada bakso, yaitu memperbaiki tekstur makanan salah satunya bakso. Olahan daging sapi segar yang diberi boraks atau formalin kemudian dibuat menjadi bakso.

Bakso yang mengandung boraks/formalin biasanya menjadi awet dan tahan lama, karena boraks tersebut dijadikan bahan pengawet.

Testur bakso boraks kenyal saat digigit, sedangkan bakso sapi asli ketika digigit garing. Ciri-ciri bakso babi, tikus, dan boraks berwarna putih terutama bakso boraks.

Kemudian awet bisa tahan 3 hari dan tidak lengket. Olahan daging sapi yang mengandung boraks seperti bakso memicu kerusakan usus, hati, ginjal, dan otak.

Bahaya Konsumsi Bakso Boraks

Gangguan Sistem Saraf Otak

Kandungan boraks atau formalin yang tinggi pada olahan daging sapi menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Penyakit yang berbahagia yang ditimbulkan dari penggunaan boraks berlebihan. Bahkan bisa mengakibatkan kerusakan sistem otak.

Resiko Jantung

Komsumsi bakso yang mempunyai kandungan boraks yang tinggi bisa menyebabkan resiko penyakit jantung.

Penyempitan pembuluh darah yang menuju jantung akan terus terjadi, bila kandungan boraks bertambah banyak.

Tidak hanya penyempitan pembuluh darah, tetapi boraks juga menghambat aliran darah yang ada di sekitar jantung, dan menyebabkan kinerja jantung menurun.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri bakso babi, tikus, dan boraks yang telah kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button