Danny Tegaskan Ranperda Perubahan APBD Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Baaca.id, MAKASSAR – Setelah melalui pembahasan yang cukup alot, akhirnya pimpinan DPRD Makassar menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranpersa) Perubahan APBD 2021, Kamis (30/9/2021).

Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku, pembahasan perubahan APBD Makassar bersama DPRD, cukup solid dan sengit. Tetapi dipastikan, tujuannya demi memperjuangkan rakyat.

“Alhamdulillah, saya kira pembahasan ini tetap tidak lewat waktu, cukup solid dan sengit, namun semua bertemu pada satu titik, yakni sama sama ingin memperjuangkan rakyat,” aku Danny – sapaan Moh Ramdhan Pomanto.

Danny menjelaskan, ada kenaikan angka signifikan terhadap belanja tidak terduga dicantumkan dalam ranperda perubahan APBD 2021. Namun tetap menjaga keseimbangan dengan biaya lainnya.

“Misalnya biaya operasi pegawai yang tadinya 33 persen, jadi 30 persen. Kemudian dari barang dan jasa dari hampir 42 persen jadi 29 persen, sehingga bisa di hemat untuk biaya belanja modal, yang tadinya hanya 15 persen menjadi 30 persen,” jelasnya.

Ditegaskan pula, pembahasan ranperda APBD 2021 bukan hanya untuk memenuhi kepentingan para pegawai negeri sipil (PNS), melainkan untuk masyarakat.

“Artinya kalau kita lihat fifty fifty berarti lebih dari 50 persen, sekarang uang yang dimiliki Pemerintah Kota Makassar, akan ditumpahkan ke masyarakat karena kita butuh uang turun ke bawah,” terangnya.

Untuk diketahui, sebelum ditetapkan, perubahan APBD 2021 terlebih dulu mesti melewati agenda penyampaian pendapat akhir seluruh fraksi di DPRD Makassar melalui rapat paripurna.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Usai kesembilan fraksi fraksi DPRD menyampaikan pendapat dengan berbagai masukan, akhirnya seluruh fraksi menerima perubahan APBD Kota Makassar. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button