Dari Perbincangan Seputar Medsos, Film A World Without Terlahir

Baaca.id, JAKARTA – Tidak sebatas berbagi pengalaman dan cerita, saat ini semakin banyak orang memanfaatkan media sosial (medsos) buat berjualan.

“Enggak cuma (jual) barang, tapi juga ideologi,” ujar sineas wanita Tanah Air, Nia Dinata.

Rupanya, medsos juga menginspirasi Nia Dinata untuk memacu kreativitas. Termasuk menggarap sebuah film.

Berawal dari perbincangan seputar media dalam jaringan (daring) bersama Lucky Kuswandi, lahirlah ide membuat film A World Without.

Sutradara film A World Without, Nia Dinata. (int)

“Aku menulis bersama Lucky. Sebenarnya cerita A World Without ini sudah cukup lama. Sejak 2018 kita ngobrol-ngobrol soal kondisi dunia, kondisi social media, kondisi dengan mudahnya orang mengidolakan siapa pun di social media,” ungkapnya.

Dibeberkan, A World Without adalah film bersetting tahun 2030. Singkatnya, A World Without menceritakan tentang The Light, yakni sebuah organisasi yang menjanjikan masa depan cerah untuk anggotanya, tapi menyimpan rahasia gelap.

“Pertama, film ini ada di tahun 2030. Mungkin film Indonesia sangat jarang berbicara tentang masa depan, walau masa depannya tidak terlalu jauh yakni sembilan tahun,” ungkap Nia.

“Justru yang punya permasalahan dewasa saat ini remaja, yang masa depannya masih panjang. Dan masih polos juga,” imbuhnya.

Dalam menggarap film A World Without, Nia juga melibatkan sejumlah bintang ternama. Di antaranya, Chicco Jerikho, Amanda Rawles, Ayushita, Maizura, Asmara Abigail. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button