Depresi, Gadis 19 Tahun di Bone Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Baaca.id, BONE – Warga Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone digegerkan dengan adanya penemuan mayat di dalam kamar, Selasa (23/3/2021) sekira pukul 18.00 Wita.

Korban diketahui seorang gadis berusia 19 tahun bernama Ikayani. Dia merupakan mahasiswa Queen Institut Makassar.

Ikayani  ditemukan pertama kalinya oleh ibunya dalam keadaan gantung diri di dalam kamar.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardi Yusuf mengisahkan kronologi kejadian. Dia menceritakan, sebelum kejadian, ibu korban, Idawati (42) melihat korban dalam kondisi termenung dan menangis di dalam rumah.

“Tak lama kemudian, korban masuk ke dalam kamar lalu menutup pintu kamarnya,” ujar Ardi Yusuf.

Setelah beberapa jam, lanjut Ardi Yusuf, Idawati ke kamar untuk membangunkan korban. Namun setelah membuka pintu kamar, ia menemukan anaknya dalam keadaan posisi tergantung dan sudah tak bernyawa lagi.

“Idawati sontak histeris dan berteriak meminta pertolongan kepada warga untuk menurunkan korban tersebut yang sudah dalam keadaan meninggal,” ungkap Ardi Yusuf.

Adapun saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap diri korban dan dari pihak keluarga korban menolak anaknya untuk diotopsi.

Menurut informasi dari pihak keluarga, kemungkinan korban melakukan gantung diri dikarenakan mengalami depresi akibat sering mengalami sakit kepala sekitar tiga bulan yang lalu. Meski demikian, korban tidak pernah memeriksakan diri ke dokter. Korban lebih memilih pulang dan berdiam diri serta termenung dan bersedih. (farhan)

Related Articles

Back to top button