Dilaporkan Warganya Selewengkan Dana Desa, Kades Masago: Kami Sudah Bekerja Sesuai LPj

Baaca.id, BONE — Salah seorang warga Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone berinisial AB melaporkan kepala desanya ke Kejaksaan Negeri Watampone. Dia menduga ada indikasi penyelewengan anggaran dana desa pada tahun 2017-2021.

Menurut AB, pekerjaan pengadaan sumur bor di Desa Masago, ada beberapa titik dinilai tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

AB mengungkapkan, berdasarkan pengakuan pekerja dalam format video, pada 2017 hingga 2018, ada lebih dari 17 titik. Pada 2019 ada 15 titik. Pada 2020 sebanyak 24 titik dimana perencanaannya 25 titik tetapi berubah karena Covid-19. Sedangkan pada 2021 ada 21 titik.

“Jadi totalnya berjumlah 70-an titik,” ungkap AB sembari mengatakan adanya indikasi penyelewengan keuangan desa tahun anggaran dengan pengadaan sumur bor ini dikerjakan pihak ketiga atas nama AT.

AB melanjutkan, pekerja AT mengerjakan proyek sumur bor di tahun 2019 dengan harga diterima sebanyak Rp8 juta per titik. Sedangkan dalam RAB, kepala desa menganggarkan Rp16.500.000 per titik.

“Jadi jika dikurangi senilai Rp8 juta, pajak, papan proyek, dan prasasti, terus sisanya kemana sisanya? Itu semua terjadi kepada seluruh pekerja,” ungkap AB.

Sementara itu, Kepala Desa Masago, Hasniati saat dihubungi mengaku tidak mengetahui adanya laporan tersebut. Dia mengatakan jika pihaknya sudah bekerja.

“Kalau soal harga itu saya betul tidak tahu. Lagian di situ ada pekerjanya,” tutur Hasniati.

Hasniati tidak bisa berbicara banyak mengenai hal tersebut karena takut salah. “Intinya kami sudah bekerja sesuai dengan LPj (Laporan Pertanggungjawaban) keuangan desa,” tegas Hasniati. (farhan)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button