Diperas Oknum Petugas Dishub, Sopir Pikap Rekam Sendiri Kejadian secara Diam-diam, Namun Akhirnya Ketahuan

Baaca.id, GOWA — Salah seorang sopir pickap bernama Marjuli Parukka menjadi korban pungutan liar oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa. Marjuli mengaku dirinya ditahan dan dimintai uang sebesar Rp250 ribu.

Sadar jika yang diminta oknum petugas Dishub itu adalah pungutan liar, Marjuli pun merekam kejadian itu secara sembunyi-sembunyi. Namun akhirnya, oknum pettugas Dishub tersebut mengetahuinya.

“Awalnya saya merekam aksi pegawai Dishub Gowa itu, namun pada akhirnya diapun melihatnya,” ungkap Marjuli.

Dalam video tersebut, Marjuli dan oknum petugas Dishub Gowa itu saling adu argumen terkait biaya KIR yang diminta oknum petugas Dishub tersebut yang dianggapnya terlalu mahal.

“Saya adu argumen sama petugas Dishub itu, karena uang sebesar Rp250 ribu yang dimintanya terlalu kemahalan,” tutur Marjuli.

Marjuli mengaku, oknum petugas Dishub Gowa tersebut sempat mengambil surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan KIR mobilnya.

Marjuli juga mengaku jika oknum petugas Dishub itu membawanya ke Polantas Polres Gowa. “Dia tinggalkan saya tanpa ada surat tilang,” sesal Marjuli.

Video yang direkam Marjuli ini pun beredar di media sosial dan menjadi viral.

Menanggapi video tersebut, Kepala Dishub Kabupaten Gowa, Firdaus mengaku jika apa yang dilakukan anggotanya yang terlihat di dalam video tersebut, sudah menyalahi prosedur dan aturan.

“Apa yang dilakukan pegawai Dishub Gowa ini sudah menyalahi aturan. Insyaallah kami akan tindaki secepatnya,” tegas Firdaus dikutip dari tvOnenews.com.

Firdaus menambahkan, dirinya akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa. Soalnya oknum petugas Dishub ini adalah BKO dari Satpol PP. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button