Dituntut Tiga Tahun Penjara, Kuasa Hukum Mantan Kadis PU Sulbar: Tuntutannya Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Baaca.id, MAMUJU — Sidang kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Nasaruddin telah memasuki agenda penuntutan. Pekan lalu, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Barat itu telah dituntut tiga tahun penjara.

Terkait tuntutan itu, Kuasa Hukum Nasaruddin, Nasrun mengatakan jika hal itu tidak sesuai dengan fakta persidangan. Menurutnya, tuntutan itu terlalu berat buat kliennya.

“Klien kami bahkan menyelamatkan uang negara karena langsung memutus kontrak pekerjaan setelah mengetahui ada yang tidak sesuai proses pengerjaan,” ungkap Nasrun, saat dihubungi via telepon, Selasa (16/2/2021).

Menurut rencana, sidang akan kembali dilanjutkan, Kamis (18/2/2021). Agendanya pembelaan.

Sekadar diketahui, Nasaruddin terjerat kasus dugaan korupsi peningkatan Jalan Urekang Salutambung tahun 2017 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,4 miliar. Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa dengan Pasal 2 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tetang Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini adalah kasus pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi Sulsel ke Kejaksaan Tinggi Sulbar. Nasruddin telah ditahan 24 September 2020 oleh Kejaksaan Tinggi Sulbar. (syarif)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button