Dokter Terawan Dipecat dari IDI, Tak Bisa Lagi Buka Praktek

BAACA.ID, JAKARTA – Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, SpRad(K) atau sering disapa Dokter Terawan dipecat dari kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Keputusan resmi ini dikeluarkan lewat surat tim khusus MKEK Nomor 0312/PP/MKEK/03/2022 Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat (25/3/2022).

Adapun isi dari surat tersebut yaitu: Pertama, meneruskan hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK yang memutuskan pemberhentian permanen secara permanen kepada Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, SpRad(K) sebagai anggota IDI. Kedua, pemberhentian tersebut dilaksanakan PB IDI selambat-lambatnya 28 hari kerja. Ketiga, Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ketua Panitia Muktamar ke-31 IDI Nasrul Musadir Alsa membenarkan berita tersebut. “Iya (dipecat), dari hasil muktamar yang kami terima ya. Dari hasil yang kita terima yang diserahkan panitia memang begitu, (sesuai) MKEK iya,” ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia.

Lebih lanjut, pemecatan ini maka berdampak pada Terawan tak bisa lagi membuka praktik pengobatan. “Ya mestinya begitu ya, kan tidak bisa urus SIP dan sebagainya, ya,” ujar Nasrul dilansir dari detikcom.

Mengenai alasan pemecatan tersebut diduga karena dinilai melakukan pelanggaran etik berat (serious ethical misconduct). Serta tidak melakukan itikad baik sepanjang 2018-2022.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button