Dorong Percepatan Vaksinasi, Andi Sudirman: Kita Harus Tetap Hati-hati

Baaca.id, MAKASSAR – Gerakan vaksinasi Covid-19 di Sulsel telah menyentuh lebih dari 2,8 juta orang. Pemprov Sulsel masih terus mendorong percepatan pelaksanaannya.

Untuk diketahui, target sasaran vaksinasi di Sulsel sebanyak 7.058.141 orang. Komite Penanganan COVD-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mencatat, hingga 4 November 2021 dosis 1 vaksinasi Covid-19 mencapai 2.882.265 orang atau 40,84 persen. Sementara untuk dosis 2 telah mencapai 1.909.875 atau 27,06 persen.

Sebagai upaya kebut vaksinasi, Pemprov Sulsel menyiapkan gerai vaksinasi di rumah sakitserta menghadirkan layanan di ruang publik dengan mengaktifkan mobile vaccinator.

Dengan hadirnya mobile vaccinator, memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan vaksinasi. Lokasinya setiap harinya berpindah-pindah. Seperti di Lego-Lego CPI, Anjungan Pantai Losari, pasar, bahkan di kantor polisi. Tak hanya itu, bahkan kelompok masyarakat meupun organisasi pun bisa menghubungi langsung layanan mobile vaccinator untuk memilih lokasi sendiri dengan syarat penerima vaksin yang berjumlah banyak.

Upaya percepatan vaksinasi tersebut atas inisiasi Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Hal ini dilakukan untuk membentuk herd immunity ( kekebalan kelompok) sebagai salah satu upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian vaksinasi sudah 40,84 persen atau 2,8 juta lebih masyarakat di Sulsel telah vaksin. Kita terus mendorong upaya kebut vaksinasi untuk membentuk herd immunity,” ungkap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (5/11/2021).

Ia pun merasa bersyukur, jumlah kasus terpapar Covid-19 mulai melandai. Tertanggal 4 November 2021, kasus positif Covid-19 yang aktif kini berjumlah 218 atau 0,20 persen. Sementara angka kesembuhan 97,77 persen, angka kematian 2,04 persen dan angka reproduksi efektif (RT) 0,70 persen.

Meski begitu, Andi Sudirman mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. “Kita harus tetap hati-hati. Ingat, untuk terus disiplin akan pentingnya protokol kesehatan. Serta untuk terus menjaga imun dengan makanan dan minuman yang bergizi serta senantiasa menjaga iman agar selalu diberi keselamatan dalam menjalankan aktivitas,” pintanya.

Andi Sudirman meminta Bupati Wali Kota se Sulsel untuk terus gencar mensosialisasikan penting dan amannya vaksinasi Covid-19. Apalagi capaian vaksinasi menjadi salah satu kriteria dalam penetapan level PPKM di setiap daerah.

“Mari kita bergerak bersama-sama Forkopimda agar meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” pungkasnya. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button