Duit Rp 20 Miliar Milik Nasabah Bank BUMN di Makassar Hilang

Baaca.id, MAKASSAR — Seorang nasabah bank milik pemerintah di Makassar berang saat mengetahui uang tabungannya sebanyak Rp 20 miliar raib, Jumat (11/06/2021).

Ia adalah Hendrik (40), kehilangan uang yang telah dia tabung sejak 2019 di salah satu bank BUMN tersebut. Tabungan itu rencananya akan dipakai untuk pengobatan ayahnya, Heng Pao, yang saat ini sedang sakit. Mereka pun meminta kejelasan dari pihak bank.

“Kejadian ini menghilangkan rasa kepercayaan masyarakat. Kerugian saya sebesar Rp20 miliar. Uang itu untuk masa tua orang tua saya dan untuk pengobatan orang tua saya,” kata Hendrik.

Kuasa hukum Hendrik, Basri, mengatakan pihak bank seharusnya dapat dengan segera bertanggung jawab atas hilangnya tabungan nasabah.

“Kami sudah tempuh seluruh jalur hukum. Tapi yang kita inginkan agar pihak bank bisa mengembalikan uang klien kami,” jelas Basri, seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com

Basri menceritakan, pada tanggal 21 Maret lalu Hendrik ingin mencairkan bunga depositonya. Namun, bunga yang dijanjikan sebesar 8,25 persen tidak masuk ke rekening deposito kliennya tersebut.

“Pada tanggal 21 Maret 2021 Pak Hendrik ingin mencairkan bunganya, tapi tidak ada masuk. Sejak itu bunganya tidak ada masuk ke rekening klien kami hingga sekarang,” terangnya.

Sementara itu, Bimawan Singgih Yulianto, selaku perwakilan bank mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu keputusan hukum.

“Pada prinsipnya kami ini adalah bank plat merah, segala sesuatunya kami menunggu dari proses hukum dan apa pun keputusan hukum kami tetap hormati itu,” kata Bima.

Masalah ini, kata Bima, sudah ditindaklanjuti dengan melaporkan oknum pegawai yang diduga terlibat ke kepolisian. “Kita sendiri yang melaporkan ke polisi dan saat ini dalam penyelidikan. Ada oknum pegawai yang telah kita laporkan,” ujarnya.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button