Ekonomi di Sulsel Alami Kontraksi, Abdul Hayat: Itu Masih Lebih Baik Dibandingkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Baaca.id, MAKASSAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, menyampaikan, bahwa kondisi ekonomi di Sulsel mengalamai kontraksi.

Abdul Hayat mengatakan hal tersebut, saat membuka Rapat Fasilitasi Kebijakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital, yang dilaksanakan di Hotel Gammara, Selasa (6/4/2021).

“Kondisi perekonomian di Sulsel tahun 2020 mengalami kontraksi -0,70 persen. Namun itu masih lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai -2,07 persen,” ungkapnya.

Dia memaparkan, inflasi di Sulsel 2,04 persen tahun 2020 lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yakni 2,35 persen. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi pelaku UMKM di kabupaten/kota di Sulsel.

Namun, dia mengaku, para pelaku UMKM harus lebih menguasai teknologi berbasis digital, agar produknya dapat dipasarkan secara lokal, nasional bahkan internasional. Juga sekaligus membantu provinsi Sulsel tidak mengalami inflasi.

“Mari kita berkolaborasi dan bersinergi dalam mewujudkan transformasi UMKM melalui optimalisasi digital di Sulsel,” pesannya

Rapat fasilitasi tersebut, dihadiri oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Since Erna Lamba, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten/kota se-Sulsel.

Since Erna Lamba, mengatakan, rapat fasilitasi kebijakan UMKM berbasis digital ini diharapkan UMKM ini bisa bekerjasama dengan GoJek dan Bank Indonesia (BI).

“Kita duduk bersama, untuk memberikan support UMKM kita, memperbaiki UMKM kita ini. Sehingga UMKM kita di 24 kabupaten/kota ini nantinya bisa melakukan ekspor. Karena ini juga salah satu poin dari Menteri Perekonomian, kita sentuh perekonomian, baik pertanian, nelayan, peternakan serta UMKM,” jelasnya. (efrat)

Related Articles

Back to top button