Ekonomi Sudah Pulih dan Naiknya Harga Sembako Jadi Alasan THR ASN Naik 50%

BAACA.ID – Pemerintah kini menaikkan komposisi tunjangan hari raya atau THR ASN dan gaji ke-13 tahun 2022 dengan menambah 50 persen tunjangan kinerja per bulan. Ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo yang kemduain di tegasi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Untuk tahun ini, kita tambahkan 50 persen dari tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja. Jadi besarannya lebih besar dari tahun 2021,” ujar Sri saat Press Statement secara virtual, Sabtu (16/4/2022).

Menurut Sri kenaikan komposisi THR ini karena mempertimbangkan pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 yang semakin baik di tahun ini. Serta, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga turut mengalami pemulihan.

“Namun, kita juga melihat tantangan baru yang luar biasa eskalasinya, yaitu akibat perang di Ukraina yang telah menyebabkan lonjakan kenaikan harga-harga energi, pangan, dan komoditas strategis di seluruh dunia,” katanya.

Pemberian THR dan gaji ke-13 ini juga untuk memberikan dukungan kepada seluruh aparatur negara, TNI polri, dan para pensiunan. Serta salah satu bentuk penghargaan pemerintah atas kontribusi dan pengabdian ASN dan pensiunan setelah lebih dari dua tahun menangani pandemi melalui berbagai pelayanan masyarakat dan upaya-upaya untuk pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Konflik Palestina: Ratusan Warga Jadi Korban Bentrok di Tepi Barat dan Masjid Al-Aqsa

Pemerintah juga berharap setelah para ASN mendapat THR bisa membantu mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19 dengan menambah daya beli masyarakat pada masa Idul Fitri 2022.

“Ini juga dilakukan dengan upaya terus membantu kelompok masyarakat yang paling rentan melalui penambahan dan penebalan bantuan sosial termasuk pada pedagang kaki lima pangan yang juga mengalami tekanan kenaikan harga,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengimbau ASN untuk memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan, gaji ke-13, dan tunjangan kinerja ketika nanti mudik Lebaran. Agar hal itu dapat mendorong perekonomian Indonesia semakin tumbuh positif.

“Mari kita belanjakan di daerah, di pasar-pasar tradisional sehingga memperkuat pertumbuhan perekonomian di daerah dan juga sampai nanti kepada pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Pada tahun ini terdapat 1,8 juta pegawai ASN pusat, 3,7 juta pegawai ASN daerah, dan 3,3 juta pensiunan yang akan menerima THR ASN.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button