Emoh Diwawancarai di Hotel, Rudy Hindari Wartawan

Baaca.id, MAKASSAR– Kepala dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan (Susel), Rudy Djamaluddin, masih enggan memberi tanggapan terkait kasus dugaan gratifikasi yang turut menjaring Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat, dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Saat ditemui sejumlah awak media di sebuah kegiatan di Hotel Four Point by Sheraton, pada Rabu (3/2/2021), Rudy itu justru menjauh. Tampaknya, ia enggan berhadapan dengan media. Kejar-kejaran antara wartawan dan Rudy pun terjadi beberapa meter.

Menggunakan baju putih, dan masker berwarna putih, Kadis PUTR Sulsel itu diketahui menghadiri kegiatan pertemuan OPD lintas PUTR Sulsel. “Ada talks show dulu,” katanya singkat.

Saat keluar dari hotel, mantan Pj Wali Kota Makassar itu langsung masuk ke mobil Fortuner dengan nomor plat DD277BK yang sudah siap menjemputnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (26/2/2021) malam. Sejak itu, Rudy Djamaluddin yang baru saja kembali ke Kantor Dinas PUTR setelah menjabat Pj Wali Kota Makassar jarang terlihat.

Dari OTT tersebut, turut terjaring, Sekretaris PITR Sulsel, Edy Rahmat bersama seorang kontraktor, Agung Sucipto. Bahkan, Nurdin Abdullah yang juga mantan bupati dua periode di Bantaeng pun turut terseret. Ketiganya kini berstatus tersangka kasus dugaan gratifikasi proyek infrastruktur.

Kabar beredar, Rudy Djamaluddin terbang ke Jakarta beberapa hari yang lalu. (efrat)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button