Fungsi Flywheel pada Mesin Mobil

Baaca.id — Berbagai komponen yang ada di kendaraan roda empat ini sangat berperan penting antara satu dengan yang lainnya, salah satunya yaitu flywheel.  Flywheel atau biasa disebut dengan roda gila merupakan perangkat mekanik berputar yang dipakai untuk menyimpan energi rotasi.

Flywheel mempunyai momen inersia yang signifikan dan menahan perubahan kecepatan rotasi. Roda gila merupakan sebuah piringan  roda besi yang memiliki fungsi untuk meredam terjadinya perubahan kecepatan putaran mesin mobil.

Dengan kata lain fungsi flywheel yaitu untuk menyimpan putaran mesin apabila terjadi kelebihan tenaga dan menyuplai tenaga mesin bila terjadi kekurangan tenaga. Hasilnya akan didapatkan putaran mesin yang stabil. Flywheel mampu menyimpan energi mekanik putaran mesin mobil dalam kurun waktu yang singkat.

Jumlah energi yang tersimpan dalam roda gila yaitu sebanding dengan kuadrat kecepatan rotasi. Energi yang ditransfer ke flywheel dengan memakai torsi, sehingga meningkatkan kecepatan rotasi, maka energi dapat tersimpan. Sebaliknya, jika flywheel melepaskan energi yang tersimpan dengan melakukan torsi ke beban mekanik, maka akan mengurangi kecepatan rotasi.

Bahan Dasar Flywheel / Roda Gila

Flywheel umumnya terbuat dari baja dan berputar pada bantalan atau bearings konvensional. Beberapa dari flywheel modern terbuat dari bahan serat karbon dan memakai bantalan magnet. Ini memungkinkan flywheel untuk berputar pada kecepatan mencapai 60.000 revolusi per menit (rpm).

Konstruksi Flywheel

Bagian tepi flywheel biasanya mempunyai cincin bergerigi. Bagian tersebut berfungsi sebagai pertautan dengan roda gigi mobil starter ketika mobil dinyalakan. Sementara bobot flywheel khususnya pada mesin mobil penumpang, berkisar antara 7,5-50 kg.

Fungsi Flywheel

Fungsi flywheel sebenarnya berperan penting untuk melepaskan energi beban mekanik pada piston. Sehingga, mampu menyeimbangkan perputaran mesin. Perhitungan flywheel atau biasa dikenal dengan perhitungan flywheel ini memang dibutuhkan untuk melepaskan energi yang tersimpan.

Fungsi flywheel secara umum menurut m.daihatsu.co.id adalah sebagai berikut.

1. Membuat Putaran Mesin Menjadi Lebih Seimbang

Supaya kendaraan bisa selaras, diperlukan putaran mesin yang seimbang. Dengan putaran yang sama tersebut, bisa dipastikan bahwa engine bisa bekerja lebih optimal lagi.  Maka dari itu, flywheel dihadirkan untuk menciptakan putaran engine lebih seimbang yang disebabkan oleh energi yang dihasilkan oleh sistem meski sumbernya tidak berkelanjutan.

Flywheel terpasang pada bagian crankshaft yang mana kerap dipakai untuk membuat keseimbangan pada kinerja engine. Bila putaran mesin tersebut tidak merata, maka energi yang dihasilkan pun tidak mempunyai daya sebagaimana layaknya.  Akan tetapi jangan khawatir, karena kecepatan yang tidak seimbang tersebut kini bisa diredam lebih baik secara otomatis berkat fungsi flywheel.

Baca Juga:

3. Menyimpan dan Menyalurkan Putar dari Mesin

Jika pada fungsi sebelumnya, flywheel berperan untuk membuat putaran mesin menjadi lebih seimbang. Maka untuk fungsi flywheel kali ini, ia bisa menyalurkan dan menyimpan energi putar mesin tersebut.

Contohnya seperti pada saat kendaraan mulai dinyalakan sampai menghasilkan tenaga putar, dengan otomatis roda gila akan menyimpan energi tersebut dan menyalurkannya kembali.

Umumnya, proses ini dipengaruhi oleh poros engkol yang menjadi bagian dari penyaluran tenaga pada flywheel.  Pada poros engkol ini mempunyai beberapa baut yang mengikat dari bagian ujung sampai akhir.

Beberapa baut ini bukan hanya tanpa alasan, melainkan untuk membantu poros melakukan kerjanya. Maka akan membuatnya bisa bekerja menjadi lebih baik.

3. Memutar Mesin pada saat di Starter Pertama kalinya

Hal pertama yang dilakukan pada mobil sebelum dipakai untuk bepergian, yaitu menyalakan terlebih dahulu dengan cara menstarternya. Ketika itu pula, fungsi flywheel sedang berperan. Di mana flywheel sangat berperan dalam membantu memutar mesin pada saat di starter atau dinyalakan untuk pertama kalinya.

Di bagian tepinya, terdapat ring gear yang berhubungan dengan pinion gear starter. Hal tersebut yang membuat roda gila membantu untuk memutar mesin. Pada saat dinyalakan, flywheel pun ikut berputar. Perputaran inilah yang menyebabkan munculnya efek domino ke bagian lainnya di dalam kendaraan roda empat. Pada akhirnya, engine hidup dan bisa dipakai.

4. Tempat Pemasangan Kopling Mobil

Untuk kendaraan roda empat yang memakai transmisi manual, pastinya membutuhkan kopling untuk menjalankan engine di dalamnya. Adanya roda gila dalam mobil ternyata sangat membantu. Ternyata komponen ini bisa dipakai sebagai tempat untuk pemasangan kopling kendaraan bertransmisi manual saja.

Walaupun begitu, bukan berarti flywheel tidak berperan penting untuk mobil bertransmisi otomatis. Pasalnya, komponen ini mengikat komponen Torque Converter.

Salah satu komponen kopling yang umumnya dipasang menyatu dengan roda gila yakni Clutch Cover. Antara Clutch Cover dan komponen kopling tepatnya di bagian tengah dipasangkan plat kopling.

Plat kopling yang dipasang ini sudah terhubung dengan poros transmisi. Sehingga secara otomatis, pada saat plat kopling terjepit roda gila dan Clutch Cover, maka poros transmisinya akan berputar.

Begitupun sebaliknya, apabila tidak terjepit, maka fungsi flywheel tidak akan berjalan. Yaitu tenaga putar mesin menjadi terputus maka hasil poros transmisi terbebas dari hal tersebut.

Sebenarnya, ada banyak komponen dalam kendaraan roda empat yang berperan penting. Akan tetapi hal ini pun tidak luput dari roda gila, yang mana keberadaannya sangatlah dibutuhkan demi menjalankan mesin kendaraan.

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button