Gabungan Komunitas Sosial Bone Jalankan Program Mencerdaskan Anak Pelosok Desa

Baaca.id, BONE – Gabungan Komunitas Sosial di Kabupaten Bone menyempatkan diri mengunjungi Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/3/2021). Ini dalam rangka menjalankan program-program yang bertujuan mencerdaskan anak-anak di daerah terpencil.

Komunitas sosial yang bergabung yakni: Rumah Dongeng Bone, Solidaritas Insan Peduli Sesama (SIPS), Lembaga Peduli Kaum Dhuafa Bone (LKPD), Momsky, Si Jum, G-Inpas, Pegiat Literasi Matajang Sibulu’e, dan Bukuta Store.

Di sana, mereka melakukan kegiatan seperti mendongeng (memantik daya literasi anak-anak), pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi ke masyarakat pentingnya persatuan dan kebersamaan, dan berbagai macam kegiatan lainnya.

Salah seorang penggiat sosial yang juga nakhoda gabungan komunitas sosial ini, Harun menerangkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan dan memprioritaskan pelaksanaan program-program untuk daerah yang ada di pelosok.

“Kuncinya, segala sesuatu harus diawali dengan niat yang baik. Perbaiki niat sebelum melangkah. Selebihnya biar Allah yang menilai. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan,” kata Harun.

Sementara itu, Kepala Desa Sadar, Andi Sudi Alam menyambut baik kegiatan ini. Dia merasa bersyukur karena warga bisa difasilitasi untuk berobat gratis, memberikan edukasi ke masyarakat bagaimana bisa maju dan bersatu.

Menurut Andi Sudi, Desa Sadar ini harus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bone karena terlihat ada kesenjangan perhatian.

“Kami juga sangat bersyukur, daerah dan masyarakat kami menjadi perhatian prioritas adik-adik. Semoga dengan kegiatan ini daerah kami bisa lebih terekspos di luar sana dan masyarakat dari desa lain dan pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat bisa melihat kehidupan kami di sini. Adik-adik rasakan sendiri bagaimana dan seperti apa akses jalan di sini,” tutur Andi Sudi.

Sekadar diketahui, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone adalah daerah yang berada di puncak gunung. Desa ini berbatasan langsung dengan dua kabupaten yakni Kabupaten Barru dan Soppeng.

Akses ke lokasi dari Kota Watampone ini memakan waktu kurang lebih tiga jam dengan medan yang ekstrem. Namun demikian, pemandangan di desa ini sangat indah. (farhan)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button