Gagalkan Pasokan Sabu, Kemenkumham Sulsel Puji Lapas Masamba

Baaca.id, MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan (Sulsel) Harun Sulianto memuji jajaran Lapas Masamba yang berhasil menggagalkan peredaran sabu pekan lalu. Keberhasilan itu berkat kejelian petugas di pintu masuk.

“Kita beri apresiasi kepada jajarwn Lapas Masamba karena telah menggagalkan peredaran sabu yang hendak dipasok ke lapas. Ini upaya pencegahan yang kita harapkan di semua lapas dan rutan,” jelas Harun saat menyampaikan arahan secara daring kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yakni Kalapas, Karutan, Kabapas dan Karupbasan se-Sulsel, Selasa (21/09/2021).

Harun mengingatkan, penjagaan di pintu masuk harus ketat. Harus dilakukan penggeledahan dengan teliti kepada setiap orang yang berkunjung.

“Ini bisa digagalkan karena dilakukan penggeledahan dengan ketat,” ujar Harun.

Selain itu, Harun meminta jajarannya memperhatikan beberapa hal penting. Di antaranya mencegah kebakaran. Kata dia, untuk hal ini harus terus berkoordinasi dan sinergi dengan PLN dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Kedua lanjut Harun, deteksi dini gangguan kamtib, dengan terus melakukan penggeledahan. Selanjutnya cegah penggunaan HP ilegal dan hindari kekerasan kepada WBP.

“Kita juga harus terus tegakkan prokes secara ketat dan kebut vaksinasi Covid-19. Lakukan sinergi dengan aparat penegak hukum dan mitra kerja terkait,” jelas Harun.

Harun mengapresiasi karena semua UPT pemasyarakatan sudah berkolaborasi dengan PLN dan pemadam kebakaran setempat dalam rangka mitigasi risiko kebakaran. Terkait vaksin Covid 19, ia juga memuji jajaran pemasyarakatan karena dari 10.476 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada 24 lapas dan rutan di Sulsel, 8.818 orang sudah menjalani vaksinasi. Angkanya sudah mencapai 84,17 persen.

Selain itu ada 14 lapas dan rutan dengan capaian vaksinasi di atas 90 persen. Yakni Rutan Enrekang, Watansoppeng, Bantaeng, Sidenreng Rappang, Pinrang, Makale, Pangkajene, Sengkang, Barru, Malino. Juga Lapas Makassar, Lapas Parepare, Lapas Takalar, dan Lapas Narkotika Sungguminasa.

Dalam kesempatan itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Edi Kurniadi juga menyampaikan, agar kalapas/karutan berinovasi terkait penyediaan sarana komunikasi bagi warga binaan kepada keluarganya. Menurutnya, lapas/rutan sudah harus bebas dari HP, pungli dan narkoba.

Terkait pencegahan kebakaran Edi minta jajarannya membuat dokumen tertulis terhadap langkah-langkah pemeriksaan yang dilaksanakan secara rutin di dalam lapas/rutan.



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button