Galakkan Hasil Pertanian, Andi Sudirman Dorong Penerapan Sistem Green Economy

Baaca.id, MAKASSAR — Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyatakan, Pemprov Sulsel mampu mengoptimalkan overstock beras hingga 2,7 ton. Demi menopang pangan nasional.

Pernyataan itu ia sampaiakan di hadapan rombongan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang bertamu di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021).

“Namun di tahun 2020 ini kita turun, intervensi dilakukan. Komitmen kami akan kolaborasi untuk turun detail dan melihat perwilayahan dan me-recovery,” jelas Andi Sudirman.

Beras asal petani Sulsel, kata dia, disuplai ke beberapa provinsi di Indonesia. “Alhamdulillah, kita galakkan hasil pertanian Sulsel. Kita juga benahi aset irigasi kami. Kita siapkan untuk me-recovery untuk perbaikan sistem irigasi,” jelasnya.

Melihat permasalahan pangan, kata dia, dibutuhkan hilirisasi pertanian. Andi Sudirman mendorong diterapkannya sistem green economy.

Pihaknya pun telah berdiskusi bersama PLN untuk upaya memasukkan jaringan listrik, untuk digunakan di pematang sawah petani.

“Kami tentu juga berfokus untuk ketahanan pangan. Kami selalu terbuka dan mohon arahan dari pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap bersinergi untuk lebih baik,” tegasnya.

Diketahui, kunjungan kerja Baleg DPR RI itu serangkaian pemantauan dan peninjauan terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Mudah-mudahan Sulsel efektif dalam peranannya. Dalam prinsipnya, kunjungan kami untuk mendengarkan perbaikan regulasi pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan,” jelas Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Agtas. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button