Gubernur Sulsel Terseret OTT KPK, Wakil Koordinator ICW: Patut Disesalkan

Nurdin Abdullah Dikenal Punya Segudang Prestasi

 

Baaca.id, JAKARTA — Nurdin Abdullah dikenal memiliki sejumlah prestasi. Karenanya, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto turut menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Gubernur Sulsel itu.

Dengan sederet prestasinya itu, menurut Agus, Nurdin semestinya memiliki beban moral setelah ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tentu patut disesalkan karena Pak Nurdin itu salah satu orang yang secara historis cukup banyak penghargaannya,” ujar dia, Sabtu (27/2/2021).

Diakui, sosok Nurdin juga diperhitungkan sebagai tokoh nasional. Profesor bidang agrikultur itu juga dimasukkan dalam 19 tokoh alternatif menurut Komunike Bangsa Peduli Indonesia (KBPI) yang digagas pengusaha senior Sofjan Wanandi pada 2013 silam.

Nurdin Abdullah juga tercatat pernah menerima penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) pada 2017. Juga berhasil membuat Bantaeng memenangi Piala Adipura empat tahun berturut-turut.

Kemudian pada 2020, sebagaimana dilansir Antara, Nurdin juga diberi penghargaan sebagai gubernur peduli olahraga versi Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Pusat. Penghargaan itu diterima di ajang Golden Award Malam Anugerah Olahraga Siwo PWI 2020 di Jakarta, 16 Desember 2020.

Ia bahkan disebut sebagai figur capres alternatif. Sejajar dengan tokoh bereputasi seperti Jusuf Kalla, Khofifah Indar Parawansa, Chairul Tanjung, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Harusnya jadi beban moral, karena dia (Nurdin Abdullah) banyak menerima penghargaan. Bahkan ketika dulu di kampus, terus jadi bupati di Bantaeng, terus jadi gubernur. Ini kan karier dia moncer karena prestasinya. Banyak dilirik orang, termasuk di level nasional,” beber Agus. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button