Hadirkan Asrama Anging Mamiri di Kota Pelajar, Nurdin Harap Motivasi Belajar Mahasiswa Sulsel Makin Meningkat

Baaca.id, YOGYAKARTA – Animo mahasiswa Sulsel merantau dan mendapatkan pendidikan terbaik cukup besar. Yogyakarta salah satu daerah yang dijadikan pilihan utama.

Menunjukkan atensi terhadap mahasiswa yang menimba ilmu di Yogyakarta itu, Pemprov Sulsel pun menggenjot pembangunan asrama.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abadullah menuturkan, masyarakat dan mahasiswa Sulsel yang ada di Yogyakarta, termasuk di Universitas Gajah Mada (UGM) cukup besar jumlahnya. Sehingga perlu menyediakan asrama yang memadai.

“Animo anak-anak kita dari Sulsel itu untuk belajar ke Yogjakarta di berbagai universitas termasuk di UGM itu tinggi sekali,” tutur dia.

Asrama dua lantai dengan 18 kamar yang dinantikan itu pun diresmikan Nurdin Abdullah, Selasa (16/02/2021). Dinamakan Asrama Anging Mammiri.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah melakukan pengguntingan pita serangkaian peresmian Asrama Anging Mamiri buat para mahasiswa asal Sulsel di Yogyakarta.

“Tentu saya berharap, mudah-mudahan dengan hadirnya asrama ini bisa semakin motivasi anak-anak kita untuk semakin giat belajar. Sehingga nanti sudah selesai, mereka akan kembali ke Sulsel untuk mengabdi,” ujar Nurdin.

Sebelumnya, kondisi asrama putri berlokasi di Jalan Kota Baru yang peletakan batu pertama dilakukan oleh Nurdin pada 2 September 2020 lalu itu cukup memprihatinkan. Atapnya sering bocor, kayunya lapuk demikian juga dengan dindingnya.

Mendapatkan informasi akan hal tersebut, Nurdin Abdullah langsung bergerak cepat. Ia memerintahkan untuk merobohkan serta membangun bangunan yang baru.

Hingga akhirnya asrama yang menelan sekitar Rp4,4 miliar melalui APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020 itu rampung dalam kurun waktu empat bulan. Sesuai yang ditargetkan.

Dengan hadirnya Asrama Anging Mamiri di daerah berjuluk Kota Pelajar itu, sehingga saat ini Pemprov Sulsel memiliki lima asrama provinsi. Yakni, Asrama Mattoanging Asrama Latimojong, Asrama Bawakaraeng dan Asrama Sawerigading.

Terhitung sejak tahun 2018, Pemprov Sulsel memiliki 11 asrama mahasiswa yang disebar di Pulau Jawa.

Selain di Yogyakarta, asrama buat masyarakat Sulsel juga ada di Bandung, Jakarta, Bogor dan Semarang. “Di Semarang insyaallah (akan diperbaiki), di Bandung, terus di Bogor sudah selesai, ada lagi satu di sana, Jakarta. Mungkin empat tahun depan,” aku Nurdin. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button