Hindari Jabatan Lowong, Penggantian Plt Dilakukan di Pemprov Sulsel

Baaca.id, MAKASSAR — Masa jabatan selama enam bulan sejumlah pelaksana tugas pejabat maupun pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel telah berakhir. Perlu penentuan segera, berlanjut atau diganti.

Agar tidak terjadi kursi jabatan yang lowong, maka Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menunjuk empat pejabat menempati posisi sebagai Plt.

“Tiga jabatan Eselon II telah dijabat oleh plt yang ditunjuk selama lebih dari enam bulan. Sehingga perlu menunjuk pejabat lain untuk menjabat jabatan lowong tersebut,” jelas Kepala BKD Sulsel, Imran Jausi, Kamis (4/3/2021).

Mereka adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Sub Bidang Ekonomi, Sulkaf S Latief sebagai Plt Inspektur Daerah Sulsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Darmawan Bintang sebagai Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel.

Berikutnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Sub Bidang Hukum Muhammad Hasan Basri Ambarala sebagai Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel dan Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset A Eka Prasetya sebagai Plt Kabag Rumah Tangga.

“Penunjukan keempat pejabat itu berdasarkan Surat Perintah tanggal 3 Maret 2021,” imbuh Andi Sudirman.

Berdasarkan Surat Edaran BKN Nomor 1/I/SE/2021 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas Dalam Aspek Kepegawaian tertanggal 14 Januari 2021 yang diteken oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana.

Bagian B-11 berbunyi, Pegawai Negeri Sipil yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas melaksanakan tugasnya untuk paling lama tiga bulan dan dapat diperpanjang paling lama tiga bulan. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button