Hindari Senggolan antar Pengunjung di Pasar Senggol, Rekayasa Jalur Keluar-Masuk Diterapkan

Baaca.id, MAKASSAR — Ruang gerak di Pasar Senggol semakin sempit akibat padatnya pengunjung. Terlebih di momen menjelang Idulfitri.

Guna mengurai kerumunan di pasar yang terletak di Jalan Cendrawasih, Makassar itu, Direksi PD Pasar Makassar Raya mulai memberlakukan rekayasa jalur keluar dan masuk bagi pengunjung. Dengan sistem satu arah.

Upaya menekan kerumunan warga itu juga sesuai surat edaran Walikota Makassar No.443.01/191/S.Edar/Kesbangpol/V/2021 tanggal 04 Mei 2021 tentang perpanjangan pembatasan Kegiatan Masyarakat pada masa Covid-19 di Kota Makassar.

“Ini aturan yang pertama kali mau diterapkan di Pasar Senggol. Seumur hidup baru diberlakukan, supaya pengunjung tidak baku senggol-senggol mi,” ujar Kepala Unit Pasar Sambung Jawa (Senggol) Muh Yusran, Jumat (7/5/2021).

Harapannya dengan diberlakukannya aturan ini, maka kepadatan pengunjung dapat diurai. dan pengunjung mudah dikontrol.

“Harapan kita dengan adanya aturan ini semua kerumunan pengunjung dapat kami urai dan mudah dikontrol. Nantinya akan kami tempatkan beberapa petugas berjaga- jaga di tiap lorong senggol. ” lanjutnya.

Sementara, Direktur Utama PD Pasar Basdir SE menyarankan selain diberlakukannya sistim satu pintu tersebut, Tiap Kepala- Kepala Unit Pasar diminta memajang spanduk himbauan untuk tetap menjalankan Protokol Kesehatan yang dipajang dibeberapa titik yang mudah terlihat.

“Sebaiknya kepala-kepala Pasar memajang spanduk himbauan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan sekaligus memasang surat edaran Walikota dalam bentuk Baliho besar. Biar pedagang dan pengunjung juga bisa melihat.” Ujarnya.

Basdir juga berharap, sistim satu arah di Pasar Senggol ini bisa diterapkan di Makassar Mall dan Pasar Butung.

“Kita mau Pasar Senggol jadi percontohan. Kalau ini berhasil kita coba terapkan di pasar lain seperti Makassar Mall dan Pasar Butung.” Pungkasnya. (*)

Berikut rekayasa jalur keluar-masuk di Pasar Senggol:

Jalur Cendrawasih
Pengunjung dari arah jalan. Cendrawasih pintu masuk melalui lorong sebelah utara dan pintu keluar melalui lorong sebelah selatan.

Jalur Hati Murni
Pengunjung dari arah jln Nuri bagian belakang pasar Senggol memasuki jalan Hati Murni, pintu masuk dari arah lorong sebelah Selatan dan pintu keluar dari lorong sebelah Utara.

Jalur Tengah
Jalur Tengah adalah jalur bukaan jalan tiap lorong antara jalan Cendrawasih dan jalan Nuri. yakni jalan KS Tubun dan Jalan Hati Senang. Kedua Jalur bukaan jalan ini akan jadi alternatif pengunjung untuk berputar arah mengikuti pola yang sudah ditentukan.

Tutup Pukul 22.00 WITA
Sebagaimana surat edaran tersebut, seluruh aktifitas tempat perbelanjaan ditutup pada pukul 22.00. termasuk aktifitas jual beli di Pasar Senggol harus tutup pukul 22.00 yang biasanya jelang Lebaran buka hingga dini hari. Aturan ini mulai berlaku pada H-6.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button