HMI Demo di BPN Wajo, Tuntut Perbaikan Pelayanan

Baaca.id, SENGKANG – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wajo digeruduk pengunjuk rasa, Senin (11/10/2021). Mereka menuntut perbaikan pelayanan di BPN.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa dari Mahasiswa Islam Indonesia Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Kabupaten Wajo membentang spanduk yang bertuliskan “Aksi Damai Bela Rakyat Wajo; Buruknya Pelayanan ATR/Badan Pertanahan Kabupaten Wajo”

Aksi berlangsung hampir 3 jam. Mereka berorasi menuntut perbaikan berbagai ketimpangan di BPN.

“Ada sebuah ketidakbecusan menajemen pengelolaan administrasi di BPN. Kita menolak bentuk pengelolaan ketidakadilan yang berbelit-belit bagi masyarakat Wajo terkait penerbitan sertifikat tanah,” kata Ahmad Muliyadi, koordinator aksi.

Pengunjuk rasa juga menyampaikan pernyataan sikap secara tertulis. Di antaranya.

1. Mekanisme penerbitan sertifikat tanah di kantor administrasi tata ruang/Badan Pertanahan Kabupaten Wajo tidak menerapkan struktur administrasi dan transparansi sesuai aturan yang berlaku

2. Hilangkan budaya-budaya korupsi sebagai pelayanan yang bersih dan bermartabat

3. Hilangkan budaya-budaya pungutan liar sebagai bentuk tindakan yang merugikan masyarakat Wajo

4. Berkas yang sudah diajukan oleh masyarakat kabupaten Wajo terkait berkas penerbitan sertifikat tanah segera ditindaklanjuti, Jika tidak diindahkan maka kami akan membawa massa 5 kali lipat bersama masyarakat Kabupaten Wajo yang tersebar di 14 Kecamatan yang ada, Tegasnya.

Menyikapi tuntutan pengunjuk rasa, Kepala Kantor BPN Wajo, Samsuddin Kadir melalui pesan Whatsappnya mengatakan, terkait dengan semua tuntutan mahasiswa, sudah direspons baik oleh pihaknya. Ia menegaskan, BPN telah menjalankan fungsi sesuai aturan main.

“Kami BPN Wajo juga membuka ruang lebih luas kepada mahasiswa untuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kabupaten Wajo dengan menyampaikan permasalahan yang dialami masyarakat, baik ke nomor call centre maupun langsung ke nomor kontak Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wajo,” katanya.

Samsuddin menilai, aksi yang dilakukan mahasiswa adalah hal yang wajar. Menurutnya, mahasiswa telah melaksanakan salah satu fungsinya yaitu melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik.

“Sehingga ke depan nantinya BPN bisa melayani lebih baik lagi. Jadi terima kasih adik adik HMI telah melakukan aksi damai depan Kantor BPN Wajo dan ini kami akan tindak lanjuti,” terang Samsuddin.

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button