Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada

Andi Sudirman : Kami Akan Tetap Berkoordinasi dengan Semua Pihak yang Terkait

Baaca.id, GOWA — Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat (2/4/2021) dini hari menjadi perhatian Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman. Ia pun langsung melakukan peninjauan ketinggian air Sungai Jeneberang, di Jembatan Kembar, Kabupaten Gowa.

Serangkaian dengan itu, Andi Sudirman juga meninjau sejumlah titik terjadinya pohon tumbang di Kabupaten Gowa akibat curah hujan yang lebat disertai angin kencang.

Ia meminta kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah sempadan Sungai Jeneberang untuk tetap tenang, namun tetap mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak banjir saat kondisi intensitas hujan yang masih tinggi.

“Melihat ada beberapa titik terjadi pohon tumbang, maka kami minta kepada warga khususnya pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Untuk pohon tumbang saat ini sudah dalam proses penanganan,” ujarnya.

Untuk itu, Andi Sudirman juga mengaku akan tetap melakukan koordinasi dengan SKPD, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel untuk siap siaga mengantisipasi kemungkinan adanya dampak banjir dan angin kencang di beberapa wilayah di Sulsel.

Sebelumnya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang telah mengeluarkan surat peringatan agar masyarakat bisa mengantisipasi banjir, dan menghindari lokasi sempadan Sungai Jeneberang.

“Informasi yang kami terima, kondisi elevasi Sungai Jeneberang hilir sudah berangsur normal, tapi saya minta masyarakat di hilir Sungai Jeneberang tetap tenang dan tetap mengantisipasi dampak banjir,” beber Andi Sudirman.

Informasi dari BBWS Pompengan Jeneberang, kondisi elevasi sungai jeneberang hilir saat ini berada pada tingkat +31,60 Mdpl, sedangkan elevasi waspada pada angka +31,79 Mdpl, elevasi siaga +32,24 Mdpl.

“Kami akan tetap berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait untuk memantau perkembangan kondisi elevasi Sungai Jeneberang dan beberapa tempat lainnya,” tegasnya. (*)

Related Articles

Back to top button