Innalillah, Dua dari Empat Korban Longsor di Luwu Ditemukan Meninggal Dunia

Baaca.id, LUWU — Dua dari empat korban bencana tanah longsor di Kabupaten Luwu, telah ditemukan. Namun sayang, kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Djunaidi mengatakan, proses pencarian terhadap seluruh korban masih berlangsung hingga saat ini. Dua korban berhasil ditemukan dan jenazah sudah dibawa ke rumah warga untuk diidentifikasi.

“Sore tadi kembali ditemukan satu korban lagi, atas nama Imam. Jadi untuk saat ini, sudah ada dua yang berhasil ditemukan. Seluruhnya meninggal dunia,” kata Djunaidi, dikutip dari tvOnenews.com.

Sekadar diketahui, empat korban tersebut merupakan anak kandung Abdul Salam yang merupakan Kepala Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu.

Keempatnya adalah Abdul Rahman (3), Abu Sofyan (12), Imam (10), dan Furqan (8). Seluruh korban dinyatakan hilang saat longsor menerjang Desa Ilan Batu, Minggu malam tadi.

Menurut kerabat korban, Elnita Pakolo, peristiwa banjir dan longsor terjadi menjelang salat Maghrib. Saat itu keempat korban sedang makan malam di dalam rumah.

Elnita juga bercerita, sehari sebelum peristiwa itu terjadi, dia sempat mengajak ponakanya itu tinggal bersamanya. “Saya ajak untuk tinggal di rumah, tapi mereka menolak, katanya mau pulang beri makan ayamnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak bersama warganya terus melakukan pencarian korban. Syukur meminta operasi SAR dipusatkan di lokasi longsor.

“Kuat dugaan empat korban terkubur di dalam rumah, sehingga kita minta seluruh potensi SAR yang ada dikerahkan ke Ilan Batu,” kata Syukur.

Disisi lain Syukur Bijak berharap seluruh warga yang jadi korban banjir dan tanah longsor, bisa segera mendapatkan bantuan, khususnya bahan makanan dan pakaian. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button