Jelang PON XX, Dispora Sulsel Dorong Percepatan Vaksinasi Atlet

Baaca.id, MAKASSAR – Pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX akan dilaksanakan di Papua pada Oktober mendatang, ditengah penyebaran Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Indonesia. Salah satu persyaratan yang diusulkan yaitu setiap kontigen telah melakukan vaksinasi.

Untuk itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel mendorong percepatan vaksinasi untuk para kontingen Sulsel yang akan berlaga nanti.

Menurut, Kepala Dispora Sulsel Andi Arwin Azis mengatakan, vaksinasi menjadi syarat wajib bagi seluruh kontingen. Baik atlet, pelatih hingga pendamping yang berangkat ke Papua nantinya. Hal tersebut merupakan keputusan bersama pada Rakor PON yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Syarat mengikuti PON salah satunya harus divaksin. Kami sementara mengusulkan berdasarkan hasil rakor PON di Jakarta, bahwa yang akan diberangkatkan harus sudah divaksin,” ujar Arwin Azis saat ditemui usai Rapat Koordinasi Tim Kemenpolhukam di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur, Rabu (14/4)

Ia menyebutkan, bahwa salah satu pertimbangan kebijakan yaitu agar para atlet aman saat berlatih. Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar vaksinasi kontingen dilaksanakan secepat mungkin. Paling lambat sebelum tanggal 2 Oktober.

“PON itu digelar 2 -15 Oktober jadi sebelum tanggal 2, atlet sudah harus divaksin dan juga memang diharapkan setelah divaksin, mereka aman saat berlatih,” tuturnya.

Mengenai persiapan PON sendiri, Arwin mengaku pihaknya berhasil meloloskan 32 cabang olahraga (Cabor) dari 37 cabor yang dipertandingkan. Seluruhnya diharapkan mendapat prioritas vaksinasi dari Pemprov Sulsel.

Sementara itu Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Sulsel, dr Nurul AR mengatakan, sampai saat ini prioritas vaksinasi sesuai arahan Pemerintah Pusat masih akan menyasar kalangan lanjut usia (Lansia) serta guru.

Namun, dr Nurul menyatakan pihaknya tetap akan mengakodomasi vaksinasi bagi seluruh masyarakat nantinya. Termasuk bagi para kontingen Sulsel yang akan berlaga di PON.

“Penyelenggaranya masih lama kan Oktober, jadi kemungkinan gak ada masalah sih. Biar sudah lebaran. Pokoknya kita sesuaikan dengan petunjuk Pusat,” imbuh dr Nurul.

dr Nurul menambahkan, Kementerian Kesehatan akan tetap menyalurkan vaksin kepada Sulsel secara periodik sesuai kebutuhan. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button