Menguji Adrenalin di Jembatan Kaca Toraja

Baaca.id — Ada banyak wisata yang menawarkan sensasi memacu adrenalin di Indonesia. Tapi, jembatan kaca Toraja berbeda dengan yang lainnya.

Jembatan kaca Toraja atau dikenal juga jembatan Buntu Burake Tana Toraja ini masih berada dalam satu kawasan Patung Yesus di Sulawesi Selatan.

Berbeda dengan jembatan kaca lainnya seperti di Purwokerto, Tangerang dan di Yogyakarta. Jembatan kaca Toraja yang membentang sepanjang 90 meter ini berada di atas sebuah tebing batu yang curam.

Buat kamu yang memiliki phobia akan ketinggian (Acrophobia), jembatan kaca Toraja ini mungkin bisa menjadi pilihan terapi menghadapi ketakutan itu.

Baca Juga: Program Strategis di Toraja Tetap Berlanjut

Sensasi Melintasi Jembatan Toraja

Berdiri dan berjalan di lantai kaca di atas sebuah tebing yang kita bisa melihat langsung dasar jurangnya, tentu akan memunculkan sensasi tersendiri bagi siapapun, tak terkecuali expert sekalipun.

Berbagai macam rasa muncul, takut jatuh atau khawatir dengan kaca yang tiba-tiba pecah adalah rasa yang paling mungkin muncul ketika melintasi jembatan kaca ini.

Karena saat menjejakkan kaki di kawasan wisata ini, kita sudah bisa melihat kesan kemegahan sekaligus kengerian dari jembatan kaca ini.

Kaca Tempered Glass

Tapi tenang, jembatan kaca ini dibangun sudah melalui standar keamanan tinggi. Kaca yang digunakan pun sudah lolos uji standar nasional Indonesia (SNI).

Kaca yang digunakan di jembatan kaca Toraja ini adalah kaca jenis tempered glass yang dipesan khusus dari Surabaya.

Sesuai dengan karakternya, tempered glass memiliki kualitas dan ketahanan yang memadai bahkan jika dibandingkan dengan kaca konvensional yang tebal sekalipun.

Sepintas memang, buat siapa yang melintas, akan melihat kaca ini terkesan rentan pecah. Padahal, kaca jenis ini mampu menahan beban lebih dari lima kali lipat tekanan angin, tahan benturan.

Kelebihan lain tempered glass adalah, mampu bertahan diberbagai kondisi cuaca atau bahkan jika mengalami perubahan cuaca yang ekstrim sekalipun.

Baca Juga: Berburu Oleh-oleh di Somba Opu Makassar

Semua kelebihan dari kualitas kaca yang menjadi lintasan jembatan ini seharusnya sudah menjadi jaminan buat siapapun yang bernyali bahkan yang memiliki bobot berat sekalipun.

Tapi, dengan garansi keamanan lintasan ini, pengelola juga tetap mewajibkan siapapun yang menjajal jembatan kaca Toraja diwajibkan menggunakan sepatu khusus.

Panorama Tana Toraja

Ngeri sekaligus ketakutan yang ditawarkan di jembatan kaca Toraja ini akan terbayar mana kala kamu sudah berhasil mencapai bagian tengah jembatan ini.

Pemandangan khas dari atas ketinggian akan tersaji untuk sejauh mata memandang.

Kontur perbukitan hijau yang berjajar berpadu dengan kawasan permukiman yang terlihat kecil, menjadi pemandangan yang membayar lunas kengerian kamu sebelumnya.

Selain itu, tentu saja patung Yesus yang berdiri di atas ketinggian 42 meter yang megah akan semakin membuat siapapun pengunjung merasa takjub akan kekayaan alam khususnya di Tana Toraja.

Pembangunan Jembatan

Jembatan kaca Toraja yang diresmikan tahun 2018 ini memang sudah disiapkan secara matang tak hanya dari sisi keamanan tapi juga apa yang bakal kamu dapatkan ketika berada di atas jembatan kaca Toraja ini.

Informasi menyebutkan jika jembatan kaca ini dibangun dengan biaya sekitar Rp 4 Miliar. Dengan proses pembangunan dimulai tahun 2017 oleh pelaksana konstruksi PT. Mari Bangun Persada

Untuk standar keamanan, pengelola bahkan mendatangkan dua puluh sepatu khusus dari Cina yang punya spesifikasi bahan yang ringan, termasuk instruktur yang akan menjaga tiap pengunjung saat melintas.

Ketika tahun 2018, meski belum dioperasikan untuk umum, proses pembangunan jembatan kaca ini sempat mendapat sorotan dari warga, karena terdapat satu bagian kaca yang retak.

Warga menilai perlunya kualitas jembatan yang baik karena menyangkut faktor keselamatan pengunjung saat menggunakan jembatan kaca itu.

Mendapat sorotan warga, ketika itu Pemerintah Kabupaten Tana Toraja segera merespon dengan melakukan perbaikan terhadap bagian kaca yang retak termasuk membenahi sisi keamanan jembatan kaca agar benar-benar bisa digunakan.

Tapi sekarang, jembatan kaca Toraja sudah benar-benar aman dan sejak dua tahun lalu sudah menerima wisatawan.

Kini pula, jembatan kaca Toraja menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Tana Toraja disamping patung Yesus.

Keberadaannya bahkan sudah menjadi destinasi pilihan di Tana Toraja. Ia dikemas sebagai bagian dari paket wisata religi karena terintegrasi dengan Patung Yesus.

Jadi, sudah siap memacu adrenalin?. Meniti jembatan untuk melihat dua sisi panorama sekaligus. Patung Yesus di sisi kanan dan bentang alam Tana Toraja yang menakjubkan di sisi kiri.

Related Articles

Back to top button