Jurnalis Al jazeera Tewas Tertembak, Bella Hadid : Jurnalisme Bukan Kejahatan

BAACA.ID— Model berkebangsaan Amerika Swerikat, Bella Hadid turut bersuara atas tragedi meninggalnya Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.

Dikatakan peraih model dengan nama asli Isabella Khair Hadid, Shireen Abu Akleh merupakan martir dari Palestina yang pemberani.

“Beristirahat dengan tenang Shireen Abu Akleh, martir Palestina yang luar biasa, dan pemberani. Sebut namanya,” tulisnya melalui Instagram Story.

Sebagaimana isu yang beredar, kematian Shireen Abu Akleh disebabkan oleh militer Israel.

Peraih model of the year pada tahun 2016 itu pun, menyorot aksi militer Israel yang bertindak semena-mena terhadap profesi Jurnalis.

“Permasalahannya adalah mereka akan mencoba untuk membenarkan hal itu. Mereka akan mencoba untuk memvalidasi pembunuhan bodoh itu. Jurnalisme bukan kejahatan bahkan ketika mereka mengungkapkan kejahatanmu,” tulis Bella Hadid.

“Jurnalisme Bukan Kriminal,” tulis Bella berkali-kali pada beberapa Instagram Storynya.

“Kebenaran tidak setara dengan kematian,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Shireen Abu Akleh tertembak pada bagian kepala, saat sedang menjalankan tugasnya sebagai Jurnalis, di kota Jenin Tepi Barat.

Al Jazeera menuduh asukan Israel secara sengaja menargetkan dan membunuh Abu Akleh. Mereka mengimbau komunitas internasional untuk mengecam pembunuhan tersebut dan membuat Israel bertanggung jawab.

“Militer Israel menembaki kami,” kata Ali Al-Samudi, produser Al Jazeera yang ikut tertembak dan terluka.

Sementara itu, dalam merespons peristiwa ini, Duta Besar Amerika Serikat mendesak penyelidikan menyeluruh terkait tertembaknya Shireen Abu Akleh.

“[AS mendesak] penyelidikan menyeluruh terkait kematiannya,” ucap Duta Besar AS untuk Israel, Tom Nides.

 

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button