Karebosi Ditutup Salat Idulfitri, Ini Opsi Wali Kota Makassar

Baaca.id, MAKASSAR —  Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny Pomanto” tidak mengizinkan Lapangan Karebosi sebagai tempat pelaksaan salat Ied (Idul Fitri) 1442 H dengan pertimbangan potensi penyebaran Covid-19.

Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) bersama jajaran Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda ) Makassar menggelar Rakor. Rakor  ini dihadiri juga seluruh unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah Kota Makassar, Camat, tokoh agama, alim ulama.

Shalat ID yang biasa dilaksanakan di Karebosi ditiadakan. Danny mengatakan ada 1,2 juta warga Makassar yang ingin melaksanakan shalat Idul Fitri. Untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 akibat kerumunan, ada tiga konsep shalat Idul Fitri yang disiapkan pemerintah Kota Makassar.

“Artinya karebosi kita tidak buka, karena ada 1,2 juta umat Islam ingin berkonsentrasi melaksanakan shalat Idul Fitri. Tidak boleh ada konsentrasi keramaian yang besar,” kata Danny.

Meski begitu ada tiga konsep salat Idul Fitri yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Lanjut Danny, untuk mengantisipasi tidak terjadi konsentrasi kerumunan saat salat Idulfitri pemerintah Kota Makassar mempunyai alternatif dengan mengurai kerumunan.

“Kita punya konsep mengurai keramaian dengan beberapa alternatif saat pelaksanaan salat Idulfitri 1442 H nanti. Jadi kita sepakat bersama Forkopimda dan ulama penguraiannya berdasarkan lokasi salat yang ditunjuk RW RT di masjid, dan jalan besar,” beber Danny.

Sementara itu, Kapolrestabes Makasar Kombes Pol Witnu Urip Laksana menegaskan, untuk mendukung pelaksanaan salat Idulfitri di masjid dan jalan besar pihaknya siap mengamankan pelaksanaan salat id tersebut.

“Kami minta para camat untuk koordinasi bersama Kapolsek agar pelaksanaan salat id dapat berjalan dengan lancar, kami siap bekerjasama dengan camat pengamankan salat Idulfitri,” terangnya

Rakor persiapan salat Idulfitri dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Dandenpom Polisi Militer (Dandenpom) XIV/4 Makassar, Letnan Kolonel CPM Tabi Pasenggong,  Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Kav. Dwi Irbaya, Kajari Makassar Andi Sundari, Pengadilan Agama serta tokoh agama dan alim ulama.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button