Kasus Penganiayaan Bocah di Gowa, Polisi Sudah Tetapkan Empat Tersangka

Baaca.id, GOWA — Kasus penganiayaan bocah di Kabupaten Gowa terus berkembang. Sampai saat ini, Polres Gowa telah menetapkan empat orang tersangka.

Keempat terduga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah ayah dan ibu korban. Kemudian dua lainnya adalah paman dan kakek korban.

“Keempat terduga pelaku telah kami tetapkan menjadi tersangka. Paman dan kakek korban telah kami tahan. Sementara ayah dan ibu korban masih dalam pemeriksaan petugas medis,” ujar Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman.

Pihak kepolisian menduga, paman korban, Saudding dan kakek korban, Basri diduga turut membantu penganiayaan yang dilakukan kedua orang tua kandung korban.

Sebelumnya, di hadapan media dan petugas, Saudding berdalih membantu orang tua korban dengan memegang bagian kepala korban karena mengaku korban sedang kesurupan.

“Kami sempat memegangi korban karena korban kesurupan, Pak.” aku Saudding.

Kini aparat Satreskrim Polres Gowa terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk menyelidiki dugaan adanya tumbal dalam pesugihan dan ilmu hitam yang dilakukan kedua orang tua korban, melihat kakak korban yang sudah meninggal dunia karena diduga dijadikan tumbal pesugihan.

Sekadar diketahui, seorang bocah perempuan di Kabupaten Gowa berinisial AP dianiaya kedua orang tuanya. Mata bocah berusia 6 tahun itu dicungkil. Kuat dugaan, orang tua mencungkil mata anak kandungnya tersebut terkait pesugihan. Tak hanya orang tuanya, kakek dan pamannya pun turut terlibat.

Akibat penganiayaan tersebut, AP mengalami luka di bagian matanya, sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit serta penanganan operasi. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button