Kemenhub Izinkan Pemkot Makassar Jadikan Kapal Pelni Tempat Isolasi Mandiri

Baaca.id, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mendapat izin dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, untuk menggunakan kapal Pelni sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengklaim bahwa isolasi apung skala kota ini merupakan konsep isolasi mandiri pertama di Indonesia.

Bahkan, hal ini juga belum ditemukan di kota-kota besar yang ada di luar negeri.

“Saya sudah berkomunikasi dengan menhub, beliau mendukung sepenuhnya. Atas nama pemerintah dan warga Kota Makassar kami menyampaikan terima kasih atas sambuta positif Bapak Menhub,” katanya di Makassar, Senin, 12 Juli 2021.

Ia juga mengatakan pemerintah dan seluruh stakeholder akan meninjau kapal yang akan digunakan oleh masyarakat untuk isolasi mandiri.

“Tangal 14 nanti kita akan mengunjungi kapalnya, nanti kita akan menyusun prosedur tetap isolasi mandiri kerjasama Kemenhub, PT Pelni, dan Pemkot Makassar,” ucapnya.

Ia menjelaskan alasan memilih kapal pelni karena daya tampungnya terbilang banyak mencapai 900-an tempat tidur. Selain itu, menurutnya dengan menggunakan kapal pelni isolasi bisa lebih optimal karena jauh dari pemukiman warga.

“Lalu isolasi mandirinya bisa terukur, betul-betul terisolasi, karena jauh dari pemukiman warga,” jelasnya.

Rencananya, lokasi kapal yang akan dijadikan tempat isolasi apung yakni di sekitar Pantai Losari dan CPI. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pendistribusian makanan dan obat-obatan bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Selain itu, Danny menuturkan selain mendapatkan penanganan medis, pasien juga dapat menikmati wisata keindahan pulau-pulau di Kota Makassar.

“Di situ isolasi, sekaligus dibimbing, diobati di situ, kemudian sambil memperkuat imun, banyak kegiatan di atas dek (kapal), dia (bisa) olahraga, berjemur, bisa memancing untuk menyenangkan hati, untuk dapat imun,” ujarnya saat diwawancara 6 Juli 2021 lalu.

Sementara itu, Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT. Pelni, Opik Taufik mengaku pihaknya memiliki beberapa kapal yang siap dipakai untuk mendukung isoman apung ini.

“Kami punya 26 kapal penumpang yang sudah diatur trayeknya oleh pemerintah, Pelni siap dan ini menjadi tanggung jawab sosial Pelni demi kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button