Kementerian BUMN Pacu Tranformasi dalam Dua Tahun

Baaca.id, JAKARTA – Seiring upaya transformasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menggalakkan penggabungan sejumlah perusahaan. Teranyar, dengan bergabungnya EMI ke dalam ekosistem PLN.

Menurut Menteri BUMN, Erick Thohir di acara peresmian PT Energy Management Indonesia (PT EMI) dengan PLN, Jumat (22/10/2021), EMI lebih diefisienkan dengan mengubah bisnis modelnya menjadi bagian auditing sistem untuk energi hijau.

“Ini yang sangat menarik saya rasa, karena PLN ini juga bertransformasi saya rasa ekosistem ini menjadi penting. Dan tentu Saya mengucapkan terima kasih kerja keras daripada direksi komisaris yang terus mendorong perbaikan keuangan daripada PLN itu sendiri,” jelasnya.

Di momen yang sama, Erick juga menyinggung penggabungan Pelindo I hingga IV. Diklaim, akan menjadikan Indonesia sebagai pemain nomor 8 terbesar di industri pelabuhan peti kemas.

Dikatakan, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada BUMN untuk melakukan transformasi selama 4 tahun kepemimpinannya.

Erick Thohir menjelaskan, transformasi tersebut sudah, masih dan akan terus berjalan ke depannya di industri perbankan, pelabuhan, termasuk energi seperti PT EMI dan PLN.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan transformasi di Kementerian BUMN. Kita dorong juga kemarin Pelindo kita gabungkan di mana kita tahu cost daripada distribusi kita masih di mahal dari negara lain padahal potensi kita luar biasa, setelah digabungkan tentu salah satunya kita menjadi pemain nomor 8 terbesar di industri pelabuhan peti kemas,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian BUMN juga mendorong berbagai transformasi untuk mendukung UMKM, baik itu program yang sudah ada maupun program yang baru. Menurutnya, 2 tahun ke depan merupakan masa yang penting untuk terus menggenjot transformasi.

“Tentu 2 tahun kedepan adalah masa yang penting untuk transformasi,” imbuhnya.

Erick memaparkan, Kementerian BUMN mendorong 5 transformasi utama. Yakni, transformasi digitalisasi oleh Telkom dan Telkomsel, transformasi energi terbarukan oleh PLN.

Juga, transformasi di industri pertambangan yang ramah terhadap lingkungan hidup, transformasi industri pariwisata serta transformasi di industri pangan.

“Nah hal-hal ini yang memang saya rasa, kami dari Kementerian BUMN sangat serius melakukan transformasi ini tentu ada hari ini saya menyambut baik karena dibawah transformasi itu kan ada yang namanya restructuring, perbaikan bisnis model, penggabungan dan lain-lain,” ujarnya. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button